news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sumur Bor Keluarkan Minyak.
Sumber :
  • tim tvone - abdur rahem

Sumur Bor Keluarkan Minyak di Bangkalan Ditutup, Khawatir Bahayakan Warga

Pengeboran sumur di Dusun Manakajah, Desa Penyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, mengeluarkan minyak bumi, hebohkan warga.
Senin, 12 Januari 2026 - 13:00 WIB
Reporter:
Editor :

Bangkalan, tvOnenews.com – Pengeboran sumur milik warga di Dusun Manakajah, Desa Penyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, mengeluarkan minyak bumi, pada Kamis (8/1), menghebohkan warga.

Peristiwa langka ini mengundang perhatian warga hingga menyebabkan kerumunan besar di sekitar lokasi, hingga pemilik memutuskan menutup lokasi.

Aida, pemilik sumur bor tersebut sengaja ditutup, karena warga yang mendatangi lokasi sumur dan membawa jeriken untuk mengambil minyak tanah itu semakin banyak. Menurut Aida, sejak pertama kali keluar, jumlah minyak yang diambil warga jika dikumpulkan diperkirakan mencapai sekitar empat tangki mobil BBM.

"Ada warga yang minta untuk dijadikan minyak urut," terang pemilik sumur bor Aida, Senin (12/1). 

Minyak tanah yang keluar dari sumur bor di halaman rumahnya itu, digunakan warga untuk berbagai keperluan. Mulai dari membakar sampah, bahkan ada yang mempercayai untuk obat alternatif.

Awalnya, pengeboran sumur itu, untuk mencari sumber air. Namun pada hari ke-12, dalam proses pengeboran justru keluar cairan menyerupai minyak dari dalam sumur.

Melihat situasi yang semakin tak terkendali dan aroma minyak yang kian menyengat, pemilik sumur, meminta pemerintah desa, dan Muspika setempat untuk menutup sementara area sumur menggunakan terpal. 

Langkah ini dilakukan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan menghindari potensi bahaya bagi warga sekitar.   

“Kami menutup sementara karena baunya sangat menyengat dan dikhawatirkan membahayakan warga,” ujar Aida.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Moh Fauzen Jakfar, mengatakan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim ahli sebelum mengambil langkah lanjutan.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati atau mengambil cairan dari sumur tersebut demi keselamatan.  

"Hingga kini, lokasi sumur masih dalam pengawasan dan menunggu kedatangan tim teknis dari Provinsi Jatim, untuk melakukan penelitian lebih lanjut," terangnya.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah mengirimkan surat kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim, serta SKK Migas untuk segera turun ke lokasi dan melakukan uji laboratorium.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah cairan tersebut benar-benar minyak bumi atau jenis cairan lain," pungkasnya. (arm/hen)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral