- tvOne - m syahwan
Rekonstruksi Pembunuhan Faradila Mahasiswi UMM, 15 Adegan Diperagakan di Batu–Pasuruan
Probolinggo, tvOnenews.com – Rangkaian rekonstruksi pembunuhan Faradila Amalia Najwa, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) asal Probolinggo, berhasil mengungkap secara rinci aksi kekerasan terencana yang dilakukan dua tersangka, Bripka Agus dan Suyitno.
Sebanyak 15 adegan diperagakan langsung di dua lokasi berbeda, yakni Kota Batu dan Kabupaten Pasuruan.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan bahwa sejak adegan awal di Kota Batu telah terlihat adanya penguasaan pelaku terhadap korban. Aksi pembunuhan tersebut tidak terjadi secara spontan, melainkan direncanakan.
“Pada adegan-adegan krusial, kekerasan terhadap korban semakin meningkat dan memperjelas peran masing-masing tersangka. Penyidik menilai, pembunuhan ini dilakukan secara sadis dengan kesadaran penuh,” ujar AKBP Arbaridi Jumhur, Selasa (13/1/2026).
Rekonstruksi kemudian berlanjut ke lokasi kedua di wilayah Pasuruan. Di tempat ini, pelaku berupaya menghilangkan jejak kejahatan dengan cara menaruh jenazah korban di pinggir sungai.
“Seluruh 15 adegan tersebut menggambarkan pola kekerasan yang bertahap dan berlapis. Rekonstruksi ini menjadi dasar penguatan berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum,” imbuhnya.
Sementara itu, kuasa hukum korban, Alexander Kusniadi, melalui Samsudin, menyampaikan bahwa seluruh adegan rekonstruksi telah sesuai dengan fakta yang ada dan ditangani secara profesional.
“Kami mengapresiasi kinerja Polda Jatim yang menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Semua sama di mata hukum. Kedua tersangka harus dijatuhi hukuman seberat-beratnya karena melakukan pembunuhan berencana yang sadis,” tegas Samsudin.
Diketahui, motif pembunuhan keji ini diduga karena tersangka utama ingin menguasai harta keluarga korban hingga tega menghabisi nyawa adik iparnya sendiri. (msn/gol)