- tim tvone - tim tvone
PLTSa Benowo Wujud Nyata Kolaborasi PLN dan Pemkot Surabaya, Hadirkan Energi Listrik Ramah Lingkungan
Surabaya, tvOnenews.com - PLN UID Jatim menggelar kegiatan Virtual "Journey to Green Power, Menjelajah Energi Masa Depan," dengan menggandeng awak media.
Kegiatan ini bertujuan mengenal dan melihat lebih dekat produksi listrik dengan energi alternatif, mulai menggunakan sampah, atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), di Benowo Surabaya, PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) di Kawasan Ijen Banyuwangi, dan PLTM (Pembangkit Listrik MiniHydro) Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan digelar di ruang Majapahit, Jalan Embong Trengguli Surabaya. PLN UID menyediakan tiga booth Virtual, dengan peralatan VR. Tiga booth tersebut adalah lokasi PLTSa Benowo, PLTP Banyuwangi, dan PLTM Banyuwangi. Fokus awak media tertuju pada booth PLTSa Benowo Surabaya, terlebih saat ini Presiden Prabowo sedang berkonsentrasi untuk segera membuat 34 proyek Waste to Energy, yang akan mengubah sampah menjadi energi Listrik.
Kegiatan perjalanan secara virtual ini, menurut GM PLN UID JATIM, kemajuan teknologi kian maju, dan PLN harus beradaptasi dengan sistem digital yang terus berkembang, salah satunya adalah sistem virtual yang akan dicoba oleh awak media melalui kegiatan tersebut. Nantinya dengan sistem pengawasan dan evaluasi sistem pembangkit listrik, dapat dilakukan secara virtual, dan dapat dikontrol dari satu tempat.
"Saat ini sistem teknologi informasi sudah kian dahsyat, dan kami pun di PLN sudah semakin masif menggunakan teknologi informasi secara digital," terang Ahmad Mustaqir, GM PLN UID JATIM, dalam sambutannya.
Khusus untuk PLTSa Benowo Surabaya, proyek ini merupakan wujud nyata kolaborasi PLN bersama Pemerintah Kota Surabaya, untuk menghadirkan energi listrik dari sampah yang ramah lingkungan. PLTSa Benowo ini, juga merupakan Waste to Energi pertama yang dikelola oleh pihak swasta. Konsesi selama 20 tahun, dengan mengelola 1600 ton sampah per harinya yang masuk ke TPA benowo, melalui prosesnya PLTSa ini mampu memproduksi hingga 1,65 MW hingga 9 MW Energi Listrik.
Proyek Waste to Energi sudah berjalan di Kota Surabaya, akan gayung bersambut dengan rencana besar Presiden Prabowo yang akan membersihkan sampah di kota-kota besar di tanah air, dengan mengubahnya menjadi energi listrik, melalui rencana pembangunan 34 proyek waste to energi dalam waktu dekat.