- Rohmadi
Angin Kencang Terjang Tiga Desa di Jombang, 15 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang
Jombang, tvOnenews.com – Hujan deras disertai angin kencang merusak sedikitnya 15 rumah warga di Dusun Sidodadi, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Rabu (4/2/2026) sore.
Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seorang warga lanjut usia bernama Fitriah (63) nyaris tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya.
“Saat angin besar datang, atap masih diam tapi kemudian langsung roboh. Saya lari keluar supaya tidak tertimpa,” ujar Fitriah saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (4/3).
Usai kejadian, Fitriah sempat dibawa keluarganya ke bidan desa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Ia dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka serius.
Sementara itu, Kepala Dusun Sidodadi, Ahmad Rizki Perdana Putra, menjelaskan bahwa bencana terjadi secara tiba-tiba. Hujan mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB lalu disusul angin kencang setengah jam kemudian.
“Hujan turun dulu, lalu sekitar pukul 15.30 WIB angin kencang datang hingga pukul 16.00 WIB. Atap rumah warga beterbangan dan sejumlah pohon tumbang,” kata Rizki.
Berdasarkan pendataan sementara, total terdapat 15 rumah yang terdampak. Rinciannya, dua rumah mengalami kerusakan berat dengan atap habis dan tembok belakang roboh. Empat rumah mengalami kerusakan sedang, sedangkan 11 rumah lainnya rusak ringan.
“Tidak ada korban jiwa. Ada satu warga yang mengalami luka lecet karena tertimpa asbes. Saat ini warga bersama aparat keamanan melakukan gotong royong membersihkan puing-puing bangunan,” ujarnya.
Selain Dusun Sidodadi, angin kencang juga dilaporkan melanda wilayah lain di Kabupaten Jombang, yakni Desa Kedungpapar di Kecamatan Sumobito serta Desa Betek dan Desa Karobelah di Kecamatan Mojoagung. Namun hingga kini, data kerusakan di wilayah tersebut masih dalam pendataan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan darurat berupa terpal kepada warga terdampak.
BPBD Jombang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. (roi/far)