news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelajar SMP Jambon Ponorogo di Temukan Tewas di Dasar Sumur.
Sumber :
  • tvOne - aries sutikno

Pelajar SMP di Ponorogo Ditemukan Tewas di Dasar Sumur, Sempat Dilaporkan Hilang

Seorang pelajar SMP di Ponorogo ditemukan meninggal dunia di dasar sumur tidak jauh dari rumahnya. Sebelumnya, AS (14) dilaporkan hilang ke pihak kepolisian.
Senin, 9 Februari 2026 - 13:41 WIB
Reporter:
Editor :

Ponorogo, tvOnenews.com – Seorang pelajar SMP di Ponorogo ditemukan meninggal dunia di dasar sumur tidak jauh dari rumahnya. Sebelumnya, AS (14) dilaporkan hilang ke pihak kepolisian. Pelajar tersebut hilang sejak Jumat (07/02/2026). Sementara itu, pihak keluarga dan warga sekitar sempat melakukan upaya pencarian dengan menyisir sejumlah lokasi.

Pelajar warga Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo tersebut ditemukan tewas di dalam sumur tua di depan rumah warga, sebelah utara rumahnya, yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.

Sementara itu, Ipda John Andreson Batara Aryasena, Pamapta 1 Polres Ponorogo, saat dikonfirmasi sejumlah media di lokasi kejadian menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Bulu Lor dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo untuk proses evakuasi korban.

“Kami mendapatkan laporan awal bahwa ada mayat ditemukan di dalam sumur di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Kami ke lokasi, dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk evakuasi bersama. Karena sumurnya cukup dalam sekitar 40 meter,” terang Ipda John Anderson Batara Aryasena.

Sementara itu, kronologi awal ditemukannya korban bermula saat melakukan upaya pencarian korban. Saat proses pencarian di sekitar sumur, tercium bau menyengat dari dalam sumur yang berada di utara rumah korban yang berjarak 100 meter dari rumah korban.

“Salah satu warga mencoba melihat di dalam sumur menggunakan senter dan melihat korban posisi sudah dalam keadaan mengapung selanjutnya saksi melaporkan ke Polsek Jambon sedang untuk proses evakuasi korban menunggu Basarnas dari Kabupaten Trenggalek,” pungkas Ipda Jhon Anderson.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD dr. Harjono untuk proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban, apakah murni bunuh diri ataukah ada tanda-tanda penyebab lain. (asn/gol)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
04:15
01:40
02:00
03:00
05:29

Viral