news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pasar Tradisional Bojonegoro.
Sumber :
  • tvOne - dewi rina

Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Mendekati tiga hari raya besar Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI bersama Tim Saber Pangan Kabupaten Bojonegoro melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar kota, ritel, dan gudang BULOG Bojonegoro, Jawa Timur.
Minggu, 15 Februari 2026 - 19:48 WIB
Reporter:
Editor :

Bojonegoro, tvOnenews.com - Mendekati tiga hari raya besar Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI bersama Tim Saber Pangan Kabupaten Bojonegoro melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar kota, ritel, dan gudang BULOG Bojonegoro, Jawa Timur.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi di ambang bulan suci Ramadan.

Langkah proaktif ini merupakan bentuk deteksi dini pemerintah agar dinamika harga di tingkat pedagang tetap terpantau dan terkendali sebelum permintaan masyarakat meningkat tajam.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bahan pokok yang masih ditemukan berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP), seperti cabai dan gula pasir. Harga cabai rawit seminggu lalu berkisar Rp70 ribuan per kilogram (kg), saat ini mencapai Rp95 ribuan. Untuk harga cabai merah saat ini Rp40 ribu, sedangkan cabai keriting sebesar Rp45 ribu.

Tidak hanya cabai yang harganya di atas Harga Acuan Pembelian (HAP), gula pasir di ritel juga tembus Rp18.250 per kg.

Asep Herdiana sebagai pejabat fungsional Analis Ketahanan Pangan (AKP) ahli madya BAPANAS RI, Minggu (15/2), didampingi tim pangan Satreskrim Polres Bojonegoro, BULOG Bojonegoro, DKKP, dan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, mengatakan bahwa inspeksi mendadak ke pasar tradisional, ritel modern, dan gudang BULOG Bojonegoro dilakukan untuk memberikan kepastian kestabilan harga serta ketersediaan komoditas pangan.

“Menghadapi hari tiga raya besar melipImlek, Bulan Ramadan, dan Idul Fitri melakukan pemantauan stabilitas harga dan memastikan stok pangan,” terangnya.

Terpantau harga di pasaran tradisional dan ritel masih terbilang stabil dan stok komoditas pangan aman, di antaranya beras, gula, minyak goreng, daging, telur, jagung, kacang kedelai, cabai, bawang, garam, dan ikan.

Meski demikian, Asep menambahkan ada beberapa harga yang menunjukkan kenaikan dan tinggi.

"Yang menonjol adalah harga cabai rawit, yang harganya tinggi karena dari asal barangnya sudah tinggi,” ujarnya.

Hal itu menjadi tantangan bagi pihaknya, bagaimana mendapatkan solusi agar harga cabai rawit bisa stabil. Karena lonjakan harga cabai tidak hanya di Bojonegoro, namun juga di daerah lain.

“Kami fokus pada persiapan menghadapi Ramadan dan Idul Fitri nanti harga dan stok itu stabil sehingga masyarakat bisa nyaman menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri,” tambahnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Bayu Adjie Sudarmono, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui Kanit II Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Naim, mengatakan bahwa Tim Saber Pangan Bojonegoro merasa senang dengan kehadiran BAPANAS.

Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi seiring meningkatnya konsumsi masyarakat. Petugas menyisir berbagai titik di pasar, mulai dari toko kelontong hingga lapak penjual daging sapi dan ayam, hingga ke pasaran ritel.

Harga cabai rawit yang masih tinggi, namun dibanding tahun sebelumnya cenderung lebih rendah. Cabai rawit di pasaran Bojonegoro berasal dari Kediri. Saat ini permintaan tinggi, namun stok tidak melimpah akibat curah hujan, sehingga berpengaruh terhadap harga di pasaran.

“Dengan adanya sidak tim siber pangan Bojonegoro saat ini kondisi harga cenderung stabil dan stok aman,” tukasnya. (dra/gol)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:15
50:38
04:41
10:49
01:28
02:21

Viral