- tim tvone - happy oktavia
5 Tahun Tak Bisa Pulang, PMI Asal Banyuwangi Akhiri Hidupnya di Malaysia
Banyuwangi, tvOnenews.com – Lima tahun bekerja di luar negeri, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banyuwangi, ditemukan meninggal dunia di Malaysia. Diduga, korban mengalami depresi setelah tak diizinkan pulang oleh majikannya.
PMI ini bernama Nurul Lailiah, warga Dusun Krajan, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring. Perempuan berusia 47 tahun ini bekerja secara resmi di Malaysia sejak 2022 hingga 2026.
Informasi yang didapat tvOnenews.com, sejak setahun terakhir, Nurul diduga mengalami tekanan batin. Ia diduga mengalami stres karena kontrak kerjanya telah habis, namun majikannya tidak memberikan izin untuk kembali ke Indonesia.
Kapolsek Cluring AKP Putu Ardana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga yang diterima kepolisian, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Kontrak kerja sudah selesai dan korban berencana pulang. Namun majikan tidak mengizinkan, sehingga korban mengalami depresi dan melakukan bunuh diri,” ujar Putu Ardana, Senin (23/2).
Jenazah Nurul tiba di rumah duka pada Minggu (22/02) sekitar pukul 00.55 WIB. Sebelumnya, jenazah diberangkatkan dari kargo Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Sabtu (21/02) sekitar pukul 15.30 WIB.
Proses pemulangan jenazah dilakukan menggunakan ambulans PMI Banyuwangi dengan pendampingan dua petugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Isak tangis keluarga langsung terjadi ketika jenasah tiba di rumah duka. Puluhan warga sekitar pun juga ikut menunggu untuk langsung dimakamkan.
Sekitar pukul 01.30 WIB, jenazah disalatkan di rumah duka dan langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan.
Selama proses penjemputan hingga pemakaman, aparat dari Polsek Cluring Polresta Banyuwangi bersama unsur TNI dan perangkat desa melakukan pengamanan dan monitoring. (hoa/hen)