- Tim tvone - tim tvone
Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi dan Rehabilitasi 51 SMA, SMK, dan SLB di Lamongan dan Gresik
"Total anggaran khusus untuk Lamongan Rp42,29 miliar," katanya.
Sedangkan Kabupaten Gresik program revitalisasi dilaksanakan 19 satuan pendidikan terdiri dari SMA 10 sekolah dengan anggaran Rp8,6 miliar, SMK 9 sekolah dengan anggaran Rp19,33 miliar dengan total anggaran Rp27,4 miliar.
"Program ini menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan kualitas pendidikan yang layak dan merata di berbagai seluruh wilayah yang ada di Jawa Timur khususnya Lamongan dan Gresik," tuturnya.
Berbagai bentuk pekerjaan yang dilaksanakan dalam program revitalisasi dan rehabilitasi diantaranya, ruang kelas, laboratorium komputer dan laboratorium IPA, ruang administrasi dan perpustakaan, toilet dan fasilitas sanitasi sekolah, pembangunan ruang kelas baru, ruang laboratorium, ruang BK, ruang UKS, ruang OSIS, ruang praktek siswa yang diperuntukkan bagi SMK khususnya teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, agribisnis tanaman pangan dan hortikultura serta desain komunikasi visual, bisnis digital.
"Peningkatan fasilitas dapat memperkuat kualitas pembelajaran khususnya di SMK yang membutuhkan sarana prasarana yang modern dan lengkap sesuai dengan kebutuhan dunia industri," tuturnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Effendi menyambut baik program tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana maupun mutu pembelajaran. Ia menyebutkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan telah mencapai 76,8, berada di atas rata-rata provinsi Jawa Timur.
"Kami berprinsip tidak boleh ada anak Lamongan yang tidak sekolah. Salah satunya melalui program beasiswa bernama Perintis yang mana mulai SD - perguruan tinggi sebanyak 8 ribu anak telah dibiayai pendidikannya," ungkapnya.
Usai peresmian, Gubernur Khofifah bersama Bupati Yuhronur dan Kepala Dinas Pendidikan Aries menyerahkan bantuan sembako kepada 15 petugas kebersihan dan keamanan sekolah, bantuan pendidikan kepada 20 siswa prasejahtera masing-masing senilai Rp1 juta berikut sepatu sekolah, serta menandatangani poster motivasi bagi siswa dan guru. Serta penyerahan Al-Qur’an kepada jajaran Forkopimda Lamongan. (hen)