- Tim tvone - syahwan
Tol Prosiwangi Difungsikan, Lonjakan Pemudik Terurai di Jalur Timur Jawa
Probolinggo, tvOnenews.com —Difungsikannya sementara ruas Tol Probolinggo–Situbondo (Prosiwangi) segmen Kraksaan–Besuki selama arus mudik Lebaran 14–29 Maret 2026 ini, menjadi langkah strategis untuk mengurai kepadatan di jalur pantura menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah dan operator jalan tol mulai mengantisipasi lonjakan kendaraan lebih awal, terutama di titik-titik rawan kemacetan seperti jalur Probolinggo–Situbondo yang selama ini dikenal padat saat musim mudik.
Direktur Utama Jasamarga Tol Prosiwangi, Adi Prasetyanto mengatakan, operasi diberlakukan secara terbatas dari pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, keberadaan jalur tol ini terbukti memberi dampak signifikan.
"Pemangkasan waktu tempuh bisa mencapai hingga 20–30 menit, jika keberadaan infrastruktur ini mampu meningkatkan efisiensi perjalanan, sekaligus mengurangi beban lalu lintas di jalur arteri," katanya, Rabu (18/3)
Namun demikian, pembatasan jam operasional juga menandakan kondisi tol tersebut belum sepenuhnya siap digunakan secara maksimal. Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 97 persen, masih ada pekerjaan penyempurnaan yang perlu dituntaskan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
"Dari sisi konektivitas, ruas ini memiliki peran penting karena menjadi bagian dari integrasi jaringan Tol Trans-Jawa di jalur utara, dengan Pintu Tol Situbondo Barat sebagai titik ujung timur. Artinya, ketika beroperasi penuh nanti, distribusi logistik dan mobilitas masyarakat ke kawasan tapal kuda hingga Bali diperkirakan akan semakin lancar," pungkasnya.
Tingginya proyeksi volume kendaraan hingga 160 ribu unit selama masa mudik juga menjadi sinyal kebutuhan terhadap infrastruktur jalan yang memadai di kawasan ini semakin mendesak. Selain percepatan penyelesaian proyek strategis nasional, demi mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Jawa. (msn/hen)