- tim tvone - happy oktavia
Geger Suami Bakar Diri dan Istrinya di Banyuwangi, Berakhir Tragis
Namun, nasib berkata lain. Setelah menjalani perawatan intensif sekitar 19 jam di RSUD Genteng, Nur Khasanah akhirnya meninggal dunia, Sabtu malam (25/04).
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengungkapkan, pihaknya masih mendalami terkait penyebab kematian. Namun, ia menyebut korban meninggal sekitar pukul 19.00 WIB berdasarkan informasi yang ia terima dari personel yang bertugas menjaga korban.
“Kemarin sekitar jam 7 malam setelah Isya ya, saya dapat kabar dari anggota di lokasi bahwa korban telah meninggal dunia,” ungkap Kompol Lanang, Minggu (26/4).
Selanjutnya, proses memandikan korban dilakukan oleh petugas di RSUD Genteng lantaran kondisi jasadnya terdapat luka bakar 100%. Lanang menyebut, ada pengajuan permohonan dari pihak keluarga untuk membuka garis polisi yang masih terpasang di rumah korban yang merupakan tempat peristiwa pembakaran terjadi.
“Malam itu langsung dimakamkan dan saya minta Pak Kanit ada Pak Kapolsek juga mendampingi sampai selesai,” tambahnya.
Setelah korban meninggal dunia, Lanang menyebut pihaknya tengah mempertimbangkan konstruksi hukum untuk merubah pasal yang dikenakan pada terduga pelaku.
Namun, Sang Pencipta akhirnya mengambil alih penanganan kasus ini. Sularni yang dalam perawatan intensif di ruang ICU RSUD Genteng, menyusul istrinya yang sudah berpulang terlebih dahulu.
Terduga pelaku pembakaran istrinya itu menghembuskan napas terakhir pada Minggu sore (26/04) pada jam 16.00 WIB. Pria yang sehari-harinya membuka usaha bengkel sepeda motor di rumahnya itu juga mengalami luka bakar sekitar 80 persen di tubuhnya.
Kabar meninggalnya S dibenarkan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan kepada tvOnenews.com, Minggu malam lewat pesan whatsapp.
“Benar, yang bersangkutan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB,” tulis Kapolresta Ripto, Minggu (26/04).
Setelah dinyatakan meninggal, jenazah dimandikan di RSUD Genteng sebelum dibawa ke rumah duka sekitar pukul 20.00 WIB.
Jenazah Sularni diberangkatkan ke tempat pemakaman umum (TPU) Desa Wringinrejo untuk dimakamkan. Prosesi pemakaman berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB.
“Jenazah kemudian dimakamkan tadi malam di TPU desa setempat,” tambah Kapolresta.
Keberadaan makam Sularni tidak jauh dari pusara istrinya, Nur Khasanah. (hoa/hen)