news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah.
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran bersama Kapolri, Hadiri Haul Ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang

Gubernur Khofifah dampingi Wapres Gibran dan Kapolri Listyo hadiri Haul ke-55 Al Maghfurlah KH. Abdul Wahab Chasbullah.
Minggu, 10 Mei 2026 - 19:14 WIB
Reporter:
Editor :

Khofifah menjelaskan, KH. Abdul Wahab Chasbullah sejak awal telah menempatkan pesantren bukan hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat peradaban, pusat pemberdayaan masyarakat dan pusat penguatan kebangsaan.

Spirit itulah, lanjut Khofifah, yang terus menjadi pijakan Pemprov Jatm dalam membangun daerah. Pembangunan tidak semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan kemaslahatan, keadilan sosial serta membangun manusia yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

“Karena itu Pemprov Jatim terus memperkuat sinergi dengan pesantren, ulama dan organisasi keagamaan sebagai mitra strategis pembangunan. Kami meyakini bahwa kekuatan moral dan spiritual masyarakat merupakan pondasi utama kemajuan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menilai keteladanan Kyai Wahab Chasbullah juga tercermin dalam komitmennya menjaga persatuan di tengah keberagaman melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan di tengah tantangan global, perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika ekonomi yang terus berkembang. Karena itu, masyarakat harus terus menjaga kerukunan, semangat gotong royong, dan persaudaraan.

Kiai Wahab mengajarkan bahwa perbedaan tidak boleh menjadi alasan perpecahan. Justru persatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong adalah kekuatan utama bangsa,” tegasnya.

Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya membangun kemandirian umat sebagaimana diwariskan Kiai Wahab. Menurutnya, santri tidak hanya harus alim dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan sosial, ekonomi, serta jiwa kewirausahaan.

“Maka pesantren harus terus kita dorong menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat, pusat kewirausahaan, pusat inovasi sekaligus pusat lahirnya generasi yang berintegritas, mandiri dan berdaya saing,” ucapnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, Jawa Timur memiliki kekuatan besar karena ditopang kultur pesantren yang kuat. Ribuan pesantren di Jawa Timur selama ini tidak hanya menjadi benteng moral masyarakat, tetapi juga kekuatan sosial yang menjaga harmoni dan stabilitas daerah.

Ia pun mengajak generasi muda dan para santri untuk terus meneladani perjuangan mbah Wahab. Bahwa menjadi santri berarti siap mengabdi untuk agama, bangsa dan kemanusiaan.

“Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Dan perjuangan harus dilakukan dengan ilmu, kebijaksanaan serta akhlakul karimah,” katanya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral