news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dewan Energi Nasional bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

Dewan Energi Nasional bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember memperkuat pemahaman pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan energi nasional.
Senin, 18 Mei 2026 - 20:57 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com - Dewan Energi Nasional bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember memperkuat pemahaman pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan energi nasional. Langkah strategis tersebut diakselerasi melalui Sarasehan Energi bertajuk Strategi Energi Biru dan Transformasi Ekonomi Pesisir di Auditorium Research Center ITS, Senin (18/5).

Forum strategis ini menjadi jembatan krusial dalam arah kebijakan energi nasional yang tidak hanya inklusif, tetapi juga adaptif terhadap ancaman krisis global. Selain itu, DEN berupaya menjaring masukan konstruktif dari kalangan akademisi guna mendorong kebijakan energi yang lebih inklusif dan adaptif.

Anggota DEN Pemangku Kepentingan Dr Ir Satya Widya Yudha MSc PhD menekankan pentingnya penguatan ketahanan dan kemandirian energi nasional dalam menghadapi eskalasi dinamika geopolitik global. Oleh sebab itu, DEN melalui forum diskusi dengan akademisi kali ini memercayai kapasitas ITS dalam aspek pengembangan teknologi. “Kami hadir di ITS untuk bersama-sama melihat bagaimana implementasi kebijakan ini bisa dilakukan,” tuturnya.

Satya menambahkan, kolaborasi ini nantinya akan ditindaklanjuti dalam penyusunan peta jalan kerja sama yang lebih luas guna merealisasikan target-target energi nasional. Menurutnya, terdapat dua pilar utama yang harus disiapkan oleh perguruan tinggi, yakni penguasaan teknologi energi dan jaminan kesiapan sumber daya manusia (SDM) masa depan.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Teknologi Sistem Informasi (SDMO & TSI) ITS Imam Baihaqi ST MSc PhD menyatakan, ITS siap mengawal langkah pemerintah melalui penyediaan SDM, riset, dan inovasi teknologi, terutama dalam bidang maritim. “ITS memandang bahwa transisi energi perlu ditempatkan dalam kerangka kedaulatan energi, dekarbonisasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat,” tutur dosen Departemen Manajemen Bisnis ITS tersebut.

Peta jalan riset dan pengabdian kepada masyarakat melalui Pusat Studi Energi dan Sumber Daya Mineral (PS ESDM) ITS telah diarahkan agar selaras dengan agenda strategis nasional. Dalam bidang riset, ITS memperkuat tema energi bersih terbarukan, konservasi energi, smart grid, microgrid, cadangan energi, hidrogen, dekarbonisasi industri, CCUS, bioenergi, material energi, mineral strategis, digital energy, artificial intelligence (AI), kebijakan energi, dan hilirisasi hasil riset.

Peran perguruan tinggi dalam menyokong perwujudan dua pilar utama kini telah diakomodasi melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025. Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS Prof Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD menyampaikan perlunya penyusunan peta jalan kerja sama agar lebih terukur. “Jadi kita tahu teknologi apa saja yang hendak kita kuasai dan bagaimana kesiapan SDM-nya untuk target di tahun 2060 mendatang,” terangnya.

Sebagai contoh, Guru Besar Teknik Fisika ITS itu turut menawarkan keunggulan riset di ITS dalam berbagai sektor, terutama sektor maritim. Hal itu sejalan dengan peta konsep DEN dalam meningkatkan ekonomi maritim di wilayah pesisir. Sebab, energi biru telah menjadi kebutuhan strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.

Lelaki yang biasa disapa Hatta itu mengungkapkan bahwa ITS telah memiliki cetak biru (blueprint) serta proyek percontohan (pilot project) terkait pemanfaatan potensi laut. “Kami (ITS) ingin berperan serta, misalnya dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga arus laut serta penempatan PLTS terapung di perairan,” ungkap Hatta di hadapan DEN.

Melalui kegiatan sarasehan dan kolaborasi yang dilakukan ITS bersama DEN ini, turut mendukung beberapa poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (msi/gol)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:47
09:31
02:23
02:56
07:21
03:23

Viral