news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kebakaran Hebat Hanguskan Ruko Travel Haji dan Toko Oleh-Oleh di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Rp250 Juta.
Sumber :
  • Rohmadi

Kebakaran Hebat Hanguskan Ruko Travel Haji dan Toko Oleh-Oleh di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Rp250 Juta

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) di Dusun Mojolegi, Desa Mojolegi, Kecamatan Mojoagung, Kamis (21/5/2026) sore. Kerugian ditaksir Rp250 juta.
Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jombang, tvOnenews.comKebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) di Dusun Mojolegi, Desa Mojolegi, Kecamatan Mojoagung, Kamis (21/5/2026) sore.

Bangunan yang digunakan sebagai kantor travel haji dan toko oleh-oleh makanan, serta penjualan pakaian impor itu mengalami kerusakan parah akibat amukan si jago merah.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 15.08 WIB. Asap tebal pertama kali diketahui oleh anggota Polsek Mojoagung yang sedang melakukan patroli rutin di sekitar lokasi.

Petugas kepolisian kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada tim pemadam kebakaran agar api tidak semakin meluas.

Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Mojoagung diterjunkan ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 15.25 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman di tengah kobaran api yang terus membesar.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang turut mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran serta dua unit kendaraan suplai air guna mempercepat penanganan.

Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur gabungan mulai dari petugas Damkar Jombang dan Ngoro, Pusdalops PB, TNI-Polri, relawan, perangkat desa, hingga warga sekitar yang ikut membantu mengevakuasi barang dan mengamankan area kejadian.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.35 WIB.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab utama kebakaran.

“Dugaan sementara berasal dari hubungan arus pendek listrik. Beruntung api berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Syamsul Bahri saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, bangunan yang terbakar diketahui milik Wiwik (40). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta.

BPBD Jombang juga mengimbau masyarakat agar rutin melakukan pengecekan instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha yang menggunakan banyak perangkat elektronik dan memiliki kapasitas daya besar.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, khususnya di tempat usaha,” pungkasnya. (roi/far)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
02:16
01:23
01:29
07:08
00:58

Viral