news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Iduladha di Masjid Al Akbar Surabaya.
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Iduladha di Masjid Al Akbar Surabaya, Prof Halim Soebahar: Ajarkan Kesabaran Paling Tinggi

Ketua Umum MUI Jawa Timur Prof Dr KH Abd. Halim Soebahar MA menegaskan bahwa Idul Adha mengajarkan kesabaran paling tinggi yang diteladankan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menerima apapun ketetapan Allah.
Rabu, 27 Mei 2026 - 09:39 WIB
Reporter:
Editor :

Begitu juga Ismail, keteguhan hati seorang anak yang memperlihatkan bahwa jiwanya tidak goyah sekalipun diperintah untuk menyerahkan nyawanya. “Kita ambil ‘ibrah (pelajaran berharga) bahwa apa yang dilakukan keduanya tidak sekadar hubungan antara ayah dan anak biasa. Keduanya adalah manusia pilihan yang berbeda dengan manusia pada umumnya," katanya.

Karenanya, keteladanan ini bukanlah ajakan agar orang tua bisa meminta apa pun pada anaknya, atau agar anak selalu menuruti tanpa berpikir, karena pelajaran besarnya adalah tentang kesungguhan iman ketika perintah dari Allah datang dengan jelas, dan pengorbanan terhadap ego pribadi ketika kebenaran sudah nyata.

Ketika Nabi Ibrahim telah membaringkan putranya, dan pisau telah siap di tangannya, serta Nabi Ismail telah ridha dan pasrah pada perintah Allah. Pada saat itulah, datang seruan dari Allah SWT bahwa semua itu hanyalah ujian keimanan, dan tidak benar-benar akan mengambil nyawa sang anak. 

“Inilah ruh ‘ibrah dari Iduladha, yaitu ketundukan, kepatuhan dan menerima pada apa yang Allah tetapkan sebagaimana yang tercermin dalam diri Nabi Ibrahim, serta ikhlas dan sabar sebagaimana dalam diri Nabi Ismail. Nabi Ibrahim tidak hanya semata menyembelih, tapi melepas rasa kepemilikan yang berlebihan, menyembelih ego, menyembelih rasa takut yang menghalanginya dari total patuh kepada Allah," katanya.

Pelajarannya adalah menerima terhadap semua takdir dan ketentuan Allah dengan ikhlas dan percaya, bahwa semua itu benar-benar yang terbaik bagi semua, tanpa mengeluh, tanpa marah, dan tanpa berontak.

*Generasi Unggul*

Khusus sosok generasi muda, Ismail, Prof Halim Soebahar menambahkan kedepan perlu diikhtiarkan bersama untuk membina generasi unggul, generasi yang menjadi impian bersama. 

Pertama, generasi yang beriman. Dengan keimanan, generasi mendatang akan memiliki ketangguhan dan sekaligus kepasrahan dalam menghadapi beragam ujian dan tantangan.

Kedua, generasi yang berilmu dan berakhlaqul-karimah, sebagai ekspressi keimanannya.

“Itulah sosok generasi yang diimpikan oleh Ibu Gubernur Jawa Timur, yakni generasi emas yang Unggul, Berdaya Saing Global dan Berkarakter Mulia Menuju Indonesia Emas 2025," katanya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
01:08
00:56
01:44
05:10
07:52

Viral