news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana belajar di SDN Mojongapit 3 yang hanya mendapat 1 siswa tahun ajaran 2026/2027..
Sumber :
  • tvOne - Rohmadi

Hanya Dapat Satu Murid Baru, SDN Mojongapit 3 Jombang Siapkan Sistem Belajar Layaknya Privat

Menariknya, karena hanya memiliki satu siswa di kelas I, proses pembelajaran tahun ini akan berlangsung layaknya les privat.
Senin, 13 Juli 2026 - 14:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jombang, tvOnenews.com – Fenomena unik terjadi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 di SD Negeri Mojongapit 3, Kecamatan Jombang. Sekolah dasar negeri yang berada di kawasan perkotaan itu hanya menerima satu siswa baru untuk kelas I.

Kondisi tersebut membuat jumlah peserta didik di sekolah itu menyusut drastis. Dari total 57 siswa pada tahun sebelumnya, sebanyak 19 siswa telah lulus, sementara siswa baru yang masuk hanya satu orang. Akibatnya, kini SDN Mojongapit 3 hanya memiliki 39 siswa dari kelas I hingga kelas VI.

Kepala SDN Mojongapit 3 Zumaroh Is’adah mengaku kondisi tersebut menjadi pengalaman pertama dalam sejarah sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, minimnya jumlah pendaftar tidak lepas dari persoalan kekurangan tenaga pendidik yang terjadi pada tahun ajaran sebelumnya.

"Untuk tahun ajaran ini hanya ada satu siswa laki-laki yang masuk kelas I. Sementara 19 siswa lulus, sehingga jumlah siswa berkurang cukup banyak," ujar Zumaroh, Senin (13/7).

Ia menjelaskan sepanjang tahun ajaran 2025/2026 sekolah hanya memiliki dua guru kelas. Keterbatasan itu membuat guru mata pelajaran harus merangkap mengajar kelas bahkan beberapa rombongan belajar sempat digabung agar proses pembelajaran tetap berjalan.

Situasi tersebut, lanjutnya, menimbulkan keraguan di kalangan orang tua yang hendak menyekolahkan anaknya di SDN Mojongapit 3.

"Banyak wali murid yang khawatir karena guru sangat terbatas. Mereka bertanya, kalau gurunya kurang nanti anak-anak bagaimana, apakah pembelajarannya bisa maksimal atau tidak," katanya.

Meski demikian, kondisi tenaga pendidik kini mulai membaik. Pada tahun ajaran baru ini sekolah mendapat tambahan tiga guru baru sehingga total memiliki lima guru kelas. Namun kebutuhan tenaga pendidik masih belum sepenuhnya terpenuhi karena sekolah masih kekurangan satu guru kelas.

"Alhamdulillah sekarang sudah ada lima guru kelas setelah mendapat tambahan tiga guru. Tinggal satu guru lagi yang masih kami butuhkan," jelasnya.

Dengan bertambahnya tenaga pengajar pihak sekolah berharap kepercayaan masyarakat dapat kembali pulih. Berbagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan pun mulai disiapkan untuk menarik minat calon siswa di masa mendatang.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:34
05:05
03:26
01:27
01:57
02:58

Viral