News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipanggil DPRD Jombang, Bank Jombang Diminta Buka Data Kredit Ngatini yang Membengkak hingga Rp140 Juta

Polemik kredit yang menimpa Ngatini, warga Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Jombang, terus bergulir dan kini mendapat perhatian serius DPRD Kabupaten Jombang.
Jumat, 10 Juli 2026 - 16:14 WIB
Kasus Nenek Ngatini
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Jombang, tvOnenews.com – Polemik kredit yang menimpa Ngatini (69), warga Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Jombang, terus bergulir dan kini mendapat perhatian serius DPRD Kabupaten Jombang.

Komisi B DPRD memanggil manajemen PT BPR Bank Jombang (Perseroda), Kamis (10/7), untuk meminta klarifikasi terkait membengkaknya utang Ngatini yang semula hanya puluhan juta rupiah hingga mencapai sekitar Rp140 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rapat dengar pendapat yang digelar di gedung DPRD Jombang itu berlangsung panas. Sejumlah anggota dewan terlibat adu argumentasi dengan pihak bank lantaran menilai penjelasan yang disampaikan belum mampu menjawab berbagai pertanyaan terkait proses kredit maupun administrasi yang dijalankan.

Sorotan utama anggota dewan tertuju pada minimnya data dan dokumen yang ditunjukkan pihak bank dalam forum tersebut. Bahkan, beberapa anggota DPRD mempertanyakan tata kelola administrasi kredit yang dinilai tidak transparan.

Dalam rapat itu, anggota dewan meminta pihak Bank Jombang membuka seluruh dokumen yang berkaitan dengan kredit atas nama Ngatini guna memastikan proses pemberian kredit dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Direktur PT BPR Bank Jombang, Afandi Nugroho, membantah anggapan bahwa pihaknya kecolongan dalam proses administrasi kredit tersebut. Menurutnya, bank telah melakukan proses verifikasi sesuai prosedur yang ada saat pengajuan kredit berlangsung.

"Kami tidak mengetahui jika Bu Ngatini dan suaminya sudah bercerai. Saat proses verifikasi, yang kami lihat mereka masih tinggal dalam satu rumah. Jadi bukan berarti kami kecolongan, tetapi memang berdasarkan kondisi yang kami temukan saat survei," ujar Afandi.

Meski demikian, Afandi menyatakan pihaknya akan melakukan kajian ulang terhadap seluruh proses kredit yang kini menjadi polemik di tengah masyarakat tersebut.

"Kami akan mempelajari kembali seluruh persoalan ini agar dapat diketahui secara jelas duduk perkaranya," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas. DPRD, kata dia, berkepentingan memastikan tidak ada masyarakat yang dirugikan akibat lemahnya pengawasan maupun tata kelola administrasi kredit.

"Kami di Komisi B memiliki fungsi pengawasan. Karena itu kami akan mencermati seluruh data yang ada di Bank Jombang agar kejadian seperti yang dialami Bu Ngatini tidak terulang kembali di kemudian hari," tegas Anas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT