news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gus Yahya.
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Gus Yahya Siap Maju Lagi Jadi Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 NU di Jombang

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memberi sinyal kuat untuk kembali maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU.
Senin, 13 Juli 2026 - 15:16 WIB
Reporter:
Editor :

Jombang, tvOnenews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memberi sinyal kuat untuk kembali maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya usai menghadiri silaturahmi bersama keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Minggu (12/7). 

Di hadapan awak media, ia menegaskan keinginannya untuk kembali maju bukan dilandasi ambisi pribadi, melainkan karena merasa masih memiliki tanggung jawab yang belum sepenuhnya terselesaikan selama masa kepemimpinannya.

Menurut Gus Yahya, saat mencalonkan diri pada Muktamar NU sebelumnya, ia membawa sejumlah program dan agenda besar yang ditargetkan tuntas sebelum berakhirnya masa kepengurusan. Namun berbagai dinamika yang muncul di luar perkiraan membuat sebagian program tersebut belum dapat diwujudkan secara maksimal.

"Saya merasa masih memiliki kewajiban untuk menyelesaikan beberapa agenda yang dulu telah saya janjikan. Ada hal-hal yang belum selesai karena situasi yang berkembang tidak selalu sesuai dengan perencanaan awal," ujarnya.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu bahkan mengibaratkan program-program yang belum rampung sebagai "utang" yang harus dilunasi kepada Nahdlatul Ulama dan warga nahdliyin.

Karena itu, jika kembali mendapat kepercayaan dari para peserta muktamar, dirinya siap melanjutkan pengabdian untuk menuntaskan berbagai agenda organisasi yang masih berjalan.

"Kalau masih diberi kesempatan, tentu saya ingin menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab saya. Sebab saya merasa masih memiliki utang yang perlu dituntaskan," katanya.

Meski demikian, Gus Yahya menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan para muktamirin. Ia menghormati mekanisme organisasi dan siap menerima apa pun hasil yang diputuskan dalam forum tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut.

"Kalau kemudian tidak diberi amanah lagi, berarti itu bagian dari keputusan organisasi yang harus diterima dengan lapang dada," tuturnya.

Selain menyinggung soal kepemimpinan PBNU, Gus Yahya juga menyampaikan optimismenya terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas. Menurutnya, penunjukan Pondok Pesantren Bahrul Ulum sebagai lokasi muktamar memiliki nilai historis dan simbolis yang sangat kuat bagi perjalanan Nahdlatul Ulama.
Ia meyakini seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung lancar berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari pesantren, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat Jombang.

"Mudah-mudahan muktamar berjalan dengan baik, lancar, dan penuh keberkahan," ujarnya.

Lebih jauh, Gus Yahya berharap Muktamar NU tidak hanya menjadi ajang memilih kepengurusan baru, tetapi juga mampu melahirkan berbagai keputusan strategis yang bermanfaat bagi masa depan organisasi.

Menurutnya, hasil muktamar harus mampu memberikan dampak positif bagi jam'iyah dan jamaah Nahdlatul Ulama, memperkuat kontribusi NU terhadap bangsa Indonesia, sekaligus menghadirkan manfaat bagi kemanusiaan secara luas.

"Kita berharap muktamar menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa maslahat bagi Nahdlatul Ulama, bagi bangsa Indonesia, dan bagi kepentingan kemanusiaan secara keseluruhan," pungkasnya.

Diketahui, Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Forum lima tahunan tersebut diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia dan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi Islam terbesar di Tanah Air untuk lima tahun mendatang. (roi/hen)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:34
05:05
03:26
01:27
01:57
02:58

Viral