- Rohmadi
Buruh Korban PHK Massal PT SGS Jombang Dirikan Tenda Keprihatinan di Depan Disnaker, Tuntut Mediasi Segera Digelar
Jombang, tvOnenews.com – Puluhan buruh PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Jombang yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal mendirikan tenda keprihatinan di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang, Jumat (17/7/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus desakan agar pemerintah segera memfasilitasi mediasi antara pekerja dan pihak perusahaan.
Para buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh Plywood Jombang (SBPJ), Serikat Buruh Plywood Indonesia (SBPI), dan Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) menggelar aksi di halaman Kantor Disnaker Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim.
Selain berorasi, para pekerja mendirikan tenda darurat dari terpal dan memasang sejumlah poster berisi tuntutan serta penolakan terhadap kebijakan PHK massal yang dilakukan perusahaan.
Ketua SBPJ, Hadi Purnomo, mengatakan jumlah pekerja yang terdampak PHK terus bertambah. Berdasarkan data terbaru, total pekerja yang kehilangan pekerjaan mencapai 1.286 orang.
Menurutnya, dari jumlah tersebut masih terdapat 52 pekerja yang tetap bertahan memperjuangkan hak-haknya karena menilai PHK yang dilakukan perusahaan tidak memiliki dasar yang jelas dan merugikan pekerja.
"Sekarang jumlah pekerja yang terdampak sudah mencapai 1.286 orang. Dari jumlah itu masih ada 52 orang yang bertahan memperjuangkan haknya karena merasa dirugikan dengan kebijakan tersebut," ujar Hadi di sela aksi.
Selain mempersoalkan alasan PHK, para buruh juga menyoroti mekanisme pembayaran pesangon yang dinilai tidak sesuai ketentuan. Mereka mengaku hanya menerima pesangon sebesar 50 persen dari hak yang seharusnya diterima, dengan skema pembayaran dicicil selama 10 bulan.
"Kami meminta ada penyelesaian yang adil. Persoalan ini harus segera dimediasi agar hak-hak pekerja bisa terpenuhi sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.
Aksi tersebut menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di depan kantor Disnaker. Sejumlah perwakilan buruh juga melakukan dialog dengan pihak dinas untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kasus PHK massal PT SGS dan telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.