- Tangkapan layar instagram rumpi gosip
Viral Ribuan “Pejuang Garis II” Rela Menginap Demi Kurma Muda Gratis di Mojokerto, Benarkah Bisa Bantu Promil?
tvOnenews.com - Ribuan warga dari berbagai daerah rela datang sejak dini hari, bahkan sebagian memilih bermalam, demi mendapatkan kurma muda gratis di Masjid Al-Mubarok, Jalan Riyanto, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Fenomena ini kembali viral di media sosial setelah antrean panjang terlihat memenuhi kawasan masjid pada Sabtu (8/8/2026). Namun, di balik padatnya antrean tersebut, ada cerita lain: mereka datang bukan sekadar memburu buah gratis, melainkan membawa harapan untuk segera mendapatkan momongan.
Mereka yang datang kemudian ramai disebut sebagai “pejuang garis II”, istilah yang merujuk pada pasangan yang tengah menjalani ikhtiar memiliki keturunan.
Kurma muda dari pohon yang tumbuh di halaman Masjid Al-Mubarok dipercaya masyarakat memiliki khasiat tertentu untuk mendukung program hamil.
Tak heran, warga dari berbagai daerah di Jawa Timur hingga luar Pulau Jawa rela menempuh perjalanan jauh. Bahkan, sebagian di antaranya menginap agar tidak kehilangan kesempatan memperoleh kupon pembagian kurma.
Ribuan Orang Rela Menginap, Kupon Kurma Muda Disiapkan 3.000 Lembar
Melansir unggahan Instagram @rumpi_gosip, antrean pembagian kurma muda di Masjid Al-Mubarok disebut membludak. Fenomena tersebut juga menjadi perhatian karena kedatangan warga tidak hanya berasal dari sekitar Mojokerto.
Panitia pelaksana, Agung, mengatakan masyarakat mulai berdatangan sejak Jumat (7/8/2026) malam. Sebagian pengunjung bahkan berasal dari luar pulau.
“Pengunjung sudah mulai berdatangan sejak Jumat malam kemarin. Bahkan ada yang datang dari Kalimantan dan luar pulau lainnya. Panitia telah menyediakan tempat persinggahan khusus untuk para tamu yang datang dari jauh,” ujar Agung.
Untuk mengantisipasi tingginya jumlah warga, takmir dan panitia masjid menyiapkan sekitar 3.000 kupon. Buah kurma yang tumbuh di halaman masjid juga disebut sedang berbuah cukup lebat.
“Untuk tahun ini panitia menyediakan kurang lebih 3.000 kupon. Alhamdulillah, tahun ini pohon kurma yang tumbuh di depan masjid buahnya cukup lebat. Semoga mencukupi untuk para tamu nantinya,” kata panitia.
Antusiasme tersebut membuat sejumlah warga memilih menginap di hotel maupun tempat persinggahan di sekitar lokasi. Tujuannya sederhana: memastikan mereka bisa mengikuti pembagian kupon dan mendapatkan kurma yang diyakini menjadi bagian dari ikhtiar mendapatkan keturunan.