- tim tvOne
BI Jatim Lepas Program Jelajah UMKM dan Pesantren, Angkat Kisah Kemandirian Pondok Pesantren Annuqayah
“Karena memang kita tidak bisa mengandalkan pemasukan dari santri, dari wali santri, maka bagaimanapun kita harus beralih kepada kemandirian ekonomi.” ujar Naqib.
Kemandirian ekonomi Annuqayah juga memiliki dampak yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Berbagai unit usaha pesantren membuka lapangan pekerjaan, menyerap produk masyarakat, sekaligus menciptakan perputaran ekonomi di lingkungan pesantren dan Kabupaten Sumenep.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menilai, keberadaan pesantren memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian daerah, mengingat ekosistem pesantren melibatkan santri, wali santri, tenaga pendidik, hingga berbagai unit usaha.
“Pada saat beberapa hal ini menjadi bagian dari satu kesatuan, maka tidak akan ada sebuah persoalan pada saat perekonomian dikembangkan di pondok pesantren,” ujar Achmad Fauzi.
Melalui program Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren, BI Jatim ingin membawa kisah-kisah tersebut ke panggung yang lebih luas. Annuqayah menjadi salah satu contoh bagaimana nilai pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kemandirian ekonomi dapat tumbuh dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. (far)