- tvOne - dewi rina
Tragis! Seorang Ibu Tewas Dibonceng Anaknya, Terpental dan Terseret Truk Tronton di Bojonegoro
Bojonegoro, tvOnenews.com - Peristiwa kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tepatnya di Desa Baureno, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Minggu (23/8), pukul 11.45 WIB, menewaskan seorang pembonceng motor.
Pengendara Honda Vario nopol S 6598 DA adalah Mukanah (46), warga Dusun Sendang Anyar RT 03 RW 02, Desa Bumiayu, Kecamatan Baureno, Bojonegoro. Ia membonceng ibunya bernama Sulastri (85).
Sedangkan truk tronton nopol S 8960 UA dikemudikan Mokh. Arif Nurhamid (43), warga Dusun Kedungjati RT 01 RW 01, Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Gresik.
Kapolsek Baureno, AKP H. Sholeh, menerangkan berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan hasil olah TKP, kecelakaan itu bermula saat seorang pengendara motor Honda Vario berboncengan hendak menyalip kendaraan truk tronton di depannya.
Namun, saat di TKP, jarak yang sempit dengan truk tronton mengakibatkan sepeda motor terjatuh ke kanan dan pembonceng terpental masuk ke kolong truk.
Truk tronton nopol S 8960 UA melaju perlahan dari arah barat (Bojonegoro) menuju ke timur (Babat), tepat di depan Perempatan Gajah Bolong. Dari arah yang sama, pengendara Vario nopol S 6598 DA yang dikendarai korban menyalip dari sisi kiri truk.
Diduga karena jarak yang sempit, pengendara Honda Vario selip sendiri dan terjatuh ke kanan. Naas, pembonceng terpental ke kolong truk hingga terseret dan korban meninggal dunia di TKP.
“Pengendara sepeda motor Honda Vario anak boncengkan ibunya pulang dari acara manasik haji dari Ponpes At-Tanwir, Talun. Namun saat hendak pulang mereka berboncengan menyalip sebelah kiri, namun karena jarak sempit. Ibunya terpental masuk dikolong truk dan terseret hingga meninggal dunia di TKP,” ungkap Kapolsek Baureno.
Selanjutnya, korban dievakuasi petugas dan dibawa ke RS Karangkembang, Babat.
Kapolsek AKP Sholeh mengingatkan warga pengguna jalan agar wajib ekstra hati-hati saat berkendara. Rambu-rambu lalu lintas harus diperhatikan dengan baik agar kecelakaan tidak sering terjadi. Apalagi, kondisi kepadatan lalu lintas di Bojonegoro semakin meningkat. (dra/gol)