- tvOne - Rohmadi
Pengasuh Pesantren Darul Ulum Jombang Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar ke-35 NU
Sementara koperasi, menurutnya, harus dikelola secara profesional dan transparan. Pesantren juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pendidikan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Gus Ulib mengakui dinamika menjelang Muktamar membuat sebagian warga Nahdliyin mulai mempertanyakan arah organisasi. Ada kekhawatiran forum lima tahunan tersebut terlalu banyak berkutat pada persoalan internal, sementara berbagai persoalan konkret yang dihadapi masyarakat belum mendapatkan perhatian yang memadai.
"Kebesaran itu akan terasa ketika petani hidup lebih layak, pedagang mampu mengembangkan usaha, pesantren semakin mandiri, pengusaha Nahdliyin semakin kuat, santri memiliki masa depan dan anak-anak muda mampu menciptakan lapangan pekerjaan," jelasnya.
Menurutnya, pola politik transaksional tidak boleh berkembang di tubuh NU. Sebab, NU merupakan amanah para ulama yang tujuan utamanya adalah memberikan kemaslahatan bagi umat. (roi/ias)