news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penyaluran air bersih oleh BPBD Kabupaten Probolinggo kepada warga Tegalsono.
Sumber :
  • wawan sugiarto

Dua Bulan Kekeringan, BPBD Kabupaten Probolinggo Pasok 10 Ribu Liter Air Bersih di Desa Tegalsono

BPBD Kabupaten Probolinggo pada Rabu (2/9/26) menyalurkan 10 ribu liter air bersih ke warga Dusun Paoan, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, Probolinggo.
Rabu, 2 September 2026 - 18:18 WIB
Reporter:
Editor :

Probolinggo, tvOnenews.com - BPBD Kabupaten Probolinggo pada Rabu (2/9/26) menyalurkan 10 ribu liter air bersih ke warga Dusun Paoan, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Penyaluran ini untuk memenuhi kebutuhan warga karena wilayah tersebut dilanda kekeringan.

Penyaluran air bersih sebanyak 10 ribu liter ini dilakukan bergantian, dimana, saat truk tangki tiba, waga langsung menyerbu untuk mendapatkan pasokan air yang akan digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga.

Sebelum adanya bantuan dari pemerintah, warga harus mengeluarkan uang untuk membeli air bersih. Setiap jeriken dihargai sekitar Rp2 ribu, serta jarak membeli air cukup jauh.

Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan, pendistribusian air dilakukan untuk membantu masyarakat di sejumlah titik yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat musim kering.

"Hari ini kami mendistribusikan 10 ribu liter air bersih ke Dusun Paoan, Desa Tegalsono. Bantuan tersebut akan dibagikan di dua titik yang saat ini membutuhkan pasokan air karena terdampak kekeringan," ujar Oemar.

Menurut Oemar, bantuan air bersih yang dikirim kali ini diperuntukkan bagi sekitar 112 kepala keluarga yang terdampak kekeringan di Dusun Paoan.

Oemar menambahkan, penyaluran bantuan air bersih hingga kini telah menjangkau 16 dusun yang tersebar di 19 desa pada tujuh kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Selain itu, BPBD masih menerima pengajuan bantuan dari tujuh desa lainnya.

"Sejauh ini sudah ada 16 dusun di 19 desa yang tersebar pada tujuh kecamatan yang mendapatkan distribusi air bersih. Kami juga telah menerima permintaan dari tujuh desa lainnya dan selanjutnya akan dilakukan pengiriman sesuai kebutuhan," jelasnya.

Salah seorang warga, Nurhayati, mengungkapkan bahwa kekeringan membuat warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Selama sekitar dua bulan, masyarakat harus membeli air dengan biaya Rp2 ribu setiap jeriken.

Ia pun menyambut baik bantuan yang diberikan BPBD karena dapat meringankan beban warga, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

"Kami bersyukur mendapat bantuan air bersih ini. Airnya bisa digunakan untuk memasak, mandi, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Dengan adanya bantuan ini, warga tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli air," ungkap Nurhayati. (wso/far)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
02:43
05:51
04:43
02:08
01:14

Viral