news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dari Limbah Organik Jadi Eco-Enzyme, Para Siswa di Surabaya Bergerak Peduli Lingkungan.
Sumber :
  • tim tvOne

Dari Limbah Organik Jadi Eco-Enzyme, Para Siswa di Surabaya Bergerak Peduli Lingkungan

Siswa Cita Hati Christian Senior School Citraland Campus menggelar aksi peduli lingkungan dan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Sabtu (5/9/2026).
Senin, 7 September 2026 - 13:16 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com – Siswa Cita Hati Christian Senior School Citraland Campus menggelar aksi peduli lingkungan dan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Sabtu (5/9/2026). Kegiatan bertajuk “Green Shield & Theater Lily Inspire Care for Animals and Nature” tersebut diisi dengan edukasi pengelolaan sampah, pembuatan eco-enzyme, hingga penyerahan sejumlah sarana kebersihan kepada pihak KBS.

Kegiatan tersebut melibatkan siswa kelas 9 hingga 12 melalui Komunitas Green Shield dan Theater Lily. Selain mengikuti workshop pembuatan dan penggunaan eco-enzyme, para siswa menyerahkan 15 tempat sampah, satu keranjang besi berukuran besar, serta 10 galon eco-enzyme kepada manajemen KBS.

Indah Anggraini, Guru Ekstrakurikuler Green Shield sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga berani mengambil tindakan nyata. Kepedulian terhadap lingkungan dan satwa dapat dimulai dari hal-hal sederhana: mengelola sampah dengan benar, membuat eco-enzyme, hingga berbagi edukasi kepada masyarakat,” ujar Indah.

“Kami berharap pengalaman ini dapat membentuk siswa menjadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya,” tambahnya.

Eco-enzyme yang dibuat para siswa merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik. Produk tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pembersih, termasuk untuk mendukung kegiatan perawatan lingkungan.

Kenzo Oey (17), siswa kelas 12 sekaligus Koordinator Komunitas Green Shield, menyampaikan rasa bangganya dapat berkontribusi langsung.

“Eco-enzyme yang kami buat dapat dimanfaatkan untuk mendukung perawatan dan pembersihan kandang satwa. Ini salah satu bentuk kontribusi sederhana kami untuk mendorong penggunaan alternatif yang lebih ramah lingkungan,” tegas Kenzo.

Selain kegiatan edukasi, Theater Lily Cita Hati Christian School menggelar sejumlah pertunjukan di Plaza KBS. Penampilan tersebut meliputi drama, pembacaan puisi, hingga musik yang mengangkat pesan kepedulian terhadap lingkungan dan satwa.

Abigail Maureen Wijaya (14), anggota Theater Lily, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi pengunjung untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan satwa.

“Aksi nyata yang kami lakukan melalui pertunjukan ini tidak hanya menjadi wadah kreativitas siswa, tetapi juga diharapkan dapat menarik perhatian pengunjung untuk lebih peduli menjaga kebersihan dan kenyamanan di KBS,” ungkap Maureen.

Para siswa juga membagikan bookmark berisi pesan mengenai pengelolaan sampah kepada pengunjung. Edukasi tersebut mengajak masyarakat untuk membuang dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran bagi para siswa. Mereka terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, termasuk mengidentifikasi persoalan lingkungan, menyusun solusi, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Melalui kegiatan tersebut, kepedulian terhadap lingkungan dan satwa diperkenalkan kepada siswa melalui aksi langsung, mulai dari pengelolaan sampah hingga pemanfaatan limbah organik.

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
03:45
01:47
01:32
01:33
02:52

Viral