news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Satgas Pangan Polda Jawa Timur..
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Beras Premium Dijual di Atas HET di Surabaya

Harga sejumlah kebutuhan pokok di Surabaya masih menjadi perhatian Satgas Pangan Polda Jawa Timur.
Senin, 7 September 2026 - 16:45 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.comHarga sejumlah kebutuhan pokok di Surabaya masih menjadi perhatian Satgas Pangan Polda Jawa Timur. Dalam pemantauan di beberapa pasar di Surabaya, Senin (7/9), petugas menemukan beberapa komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Meski demikian, secara keseluruhan ketersediaan bahan pokok dan kelancaran distribusi di Jawa Timur dipastikan masih aman. Pasokan dari Perum BULOG juga disebut berjalan normal.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim sekaligus Kasatgas Pangan, Kombes Pol Dodi Ruyatman, mengatakan sebagian besar harga komoditas masih berada dalam kondisi stabil.

“Harga jual di tingkat pasar terpantau umumnya stabil dan sesuai HET. Namun kami juga menemukan beberapa harga yang berada di atas HET,” ujar Dodi saat berada di Pasar Pucang.

Petugas dalam kegiatan tersebut mengecek langsung harga dan stok sejumlah kebutuhan masyarakat, di antaranya beras, gula, minyak goreng, tepung, telur, dan daging.

Dari hasil pemantauan, salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah beras premium. Satgas menemukan sejumlah merek beras premium dijual melebihi ketentuan HET.

Dodi menegaskan temuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pengawasan dan pendalaman untuk mengetahui penyebab perbedaan harga tersebut.

“Khususnya beberapa merek beras premium harganya melampaui batas HET. Ini akan menjadi fokus pendalaman dan pemantauan berkelanjutan agar tidak merugikan konsumen,” tegasnya.

Kenaikan harga juga dirasakan pedagang di Pasar Pucang. Eka Ariska, salah seorang pedagang sembako, menyebut harga beras premium dan gula premium mengalami kenaikan.

“Harga beras premium dan gula premium naik sekitar Rp2.500 per kilogram. Minyak goreng Minyakita dijual Rp17.400 per liter, sedangkan minyak goreng non-subsidi sudah di atas Rp20.000 per liter,” ungkap Eka.

Satgas Pangan memastikan kenaikan harga di tingkat pedagang sejauh ini belum berdampak pada kelancaran pasokan. Distribusi bahan pokok tetap berlangsung dan stok dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.

Selain Pasar Pucang, petugas juga melakukan pengecekan di Pasar Genteng, Surabaya. Pengawasan serupa akan dilakukan secara rutin di pasar tradisional maupun modern di berbagai wilayah Jawa Timur. Satgas Pangan juga mengantisipasi potensi penimbunan serta pungutan liar yang dapat menghambat distribusi bahan pokok. (sha/gol)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
06:54
04:52
03:44
08:04
05:59

Viral