- tim tvOne
Ponpes Al-Fatimah Bojonegoro Kembangkan Kemandirian Ekonomi lewat Layanan Haji dan Umrah
Sementara itu, Lia Istifhama mengatakan perkembangan pesantren tidak hanya dapat dilihat dari kelengkapan jenjang pendidikan, tetapi juga dari suasana belajar dan pembentukan karakter santri.
”Saya merasa senang bisa hadir dalam Harlah ke-20. Dan Ponpes ini sangat kuat karena para santrinya bahagia banget lihat wajah mereka. Dengan banyak kegiatan ini kita doakan semoga Al-Fatimah selalu berkah, sukses dan senantiasa memberikan pengabdian luar biasa bagi bangsa Indonesia dalam pendidikan dan moral agama,” pungkasnya.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Partai Demokrat, Sri Wahyuni, mengajak para santri untuk percaya diri menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, santri memiliki bekal ilmu, karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai keagamaan yang dapat menjadi modal dalam menghadapi tantangan masa depan.
”Dua puluh tahun bukan waktu yang singkat. Al-Fatimah telah berinvestasi panjang untuk menyiapkan generasi emas 2045. Harapannya Al-Fatimah semakin maju, semakin terbuka, dengan perkembangan zaman namun tetap kokoh memberi pondasi nilai-nilai pesantren pada santri,” tutupnya.
Pengembangan KBIHU menjadi salah satu langkah Ponpes Modern Al-Fatimah dalam memperluas kemandirian ekonomi. Keberlanjutan program tersebut akan bergantung pada kemampuan pengelola menjaga kualitas layanan, transparansi kerja sama, serta tetap menempatkan pendidikan pesantren sebagai prioritas. (gol)