- tim tvone - rohmadi
Iring-iringan Ambulans Bawa Jenazah Korban KM Virgo, Kecelakaan Beruntun di Jombang
Jombang, tvOnenews.com — Perjalanan membawa jenazah korban KM Virgo Transport 8 menuju rumah duka di Jombang diwarnai kecelakaan beruntun. Iring-iringan kendaraan yang membawa jenazah mengalami tabrakan beruntun di Jalan KH Wahab Chasbullah, Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Kamis (1/10) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan empat mobil dan dua sepeda motor. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.
Iring-iringan awalnya bergerak dari arah utara menuju selatan atau dari exit Tol Tembelang menuju wilayah Kecamatan Jombang. Rombongan tersebut membawa jenazah korban KM Virgo Transport 8 dan dikawal relawan rescue menggunakan sepeda motor.
Sesampainya di lokasi kejadian, seorang pengendara sepeda motor yang melaju di depan rombongan tiba-tiba berbelok ke kanan. Manuver mendadak tersebut membuat relawan rescue yang berada di belakangnya terkejut dan melakukan pengereman.
Situasi itu kemudian memicu kecelakaan beruntun. Kendaraan yang berada di belakang relawan tidak sempat menghindar hingga saling bertabrakan.
“Ada mbak-mbak mau nyeberang, di belakangnya ada relawan dan mobil Dinsos. Relawannya tidak bisa banting setir, terus kendaraan yang di belakangnya menabrak dari belakang,” kata sopir ambulans, Fajar (32), di lokasi kejadian.
Fajar menjelaskan, rombongan tersebut terdiri dari empat mobil. Posisi paling depan merupakan kendaraan Dinas Sosial Jombang. Di belakangnya terdapat ambulans Toyota Avanza bernopol L 1765 KG yang dikemudikannya. Selanjutnya, terdapat Mitsubishi Pajero Sport bernopol L 1062 BAR dan Toyota Kijang Innova bernopol L 1948 DAG yang membawa keluarga korban.
“Ambulans saya di belakang mobil Dinsos. Di belakangnya mobil keluarga dari jenazah,” ujarnya.
Ambulans yang dikemudikan Fajar membawa jenazah Gondham Prakoso, salah satu korban KM Virgo Transport 8. Jenazah tersebut baru saja tiba dari Bandara Juanda, Surabaya, dan hendak diantar menuju rumah duka di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang.
Namun, perjalanan tersebut terhenti akibat kecelakaan beruntun. Fajar mengatakan, setelah kecelakaan sempat muncul api dari bagian radiator ambulans. Kondisi tersebut kemudian berhasil dikendalikan.
“Tadi sempat muncul api dari radiatornya, tapi sudah terkondisikan. Jenazah sudah dipindah ke ambulans lain,” ungkapnya.