- tim tvone - tim tvone
Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Wujudkan Keadilan Sosial
“Indonesia yang berdaulat membutuhkan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk maju. Kemandirian harus dibangun melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, keterampilan, dan ekonomi yang kuat. Semua itu membutuhkan kerja bersama,” tuturnya.
Sementara itu, nilai keadilan dan kemakmuran harus diwujudkan melalui terbukanya kesempatan yang semakin luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan, layanan kesehatan, pekerjaan, serta pelayanan publik yang berkualitas.
“Kedaulatan kita kuat ketika masyarakat memiliki kemampuan untuk maju. Keadilan kita hadir ketika kesempatan terbuka bagi semua. Kemakmuran kita tumbuh ketika hasil pembangunan dapat dirasakan semakin banyak keluarga,” kata Khofifah.
Dalam konteks pemerintahan, Khofifah mengingatkan seluruh aparatur agar menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas. Nilai integritas, tanggung jawab, gotong royong, dan penghormatan terhadap martabat manusia, harus tercermin dalam setiap bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa pengamalan Pancasila oleh aparatur pemerintah harus dapat dirasakan secara langsung oleh warga melalui pelayanan yang mudah diakses, responsif, transparan, dan diberikan secara adil tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
“Bagi aparatur pemerintah, pengamalan Pancasila harus terlihat dalam pelayanan. Layani masyarakat dengan hormat, dengarkan kebutuhannya, dan hadirkan solusi. Setiap warga berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan berkeadilan,” tegasnya.
Selain itu, Khofifah juga menyampaikan, pemerintahan yang hadir dan mampu merespons kebutuhan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan publik. Kepercayaan tersebut menjadi modal sosial untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
Semangat persatuan, lanjutnya, juga perlu dijaga di tengah perkembangan teknologi informasi dan semakin luasnya penggunaan ruang digital. Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengedepankan etika ketika menyampaikan pendapat.
“Semangat persatuan juga harus kita bawa ke ruang digital. Mari berbagi informasi yang benar, berdiskusi dengan saling menghormati, dan menggunakan teknologi untuk memperkuat kepedulian serta kerja sama,” ujarnya.
Ia menilai ruang digital memiliki potensi besar untuk menjadi sarana memperluas pengetahuan, membangun solidaritas, memperkuat jejaring masyarakat, serta menggerakkan berbagai kegiatan positif. Namun, manfaat tersebut akan semakin besar apabila teknologi digunakan secara bertanggung jawab dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebersamaan.