- Muhammad Habib/tvOne
Gadis Muda di Gresik Tusuk Leher Tunangannya Sendiri hingga Tewas, Korban Ternyata Bos Toko Bangunan
Gresik, tvOnenews.com - Brutal, hanya gara-gara dibakar api cemburu, seorang gadis di Gresik, tega menghabisi nyawa tunangannya sendiri hingga tewas.
Peristiwa pembunuhan keji itu terjadi di sebuah toko bangunan yang terletak di Desa Randu pasangan, Kecamatan Menganti, pada Sabtu (3/10/2026).
Pelaku diketahui berinisial IR berusia 22 tahun, warga Sememi Jaya, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.
Dia tega menghabisi nyawa kekasihnya berinisial MFA berusia 23 tahun warga Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.
- Muhammad Habib/tvOne
Kasus pembunuhan sadis ini menimpa MFA yang merupakan seorang bos muda toko alat dan bangunan di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti ini membuat menggegerkan warga.
Ratusan warga yang tinggal didekat lokasi kejadian beramai-ramai mendatangi toko bangunan Al Inayah 3.
Dari informasi yang dihimpun, korban MFA dihabisi nyawanya di sebuah ruangan kamar di dalam toko bangunan, yang menjadi tempat dimana terakhir kali korban menginap.
"Untuk sementara motif karena cemburu," kata AKP Arif Rahman, Kapolsek Menganti Gresik, Sabtu (3/10/2026).
Adapun lokasi pembunuhan sendiri berada di toko Al Inayah 3, Desa Randupadangan, Menganti, Gresik. Lokasi TKP pembunuhan berbatasan dengan Kota Surabaya.
Di toko bangunan warna merah itu, nyawa MFA dihabisi dengan pisau. Tersangka IR yang berperawakan kurus dan lebih pendek tega menusukkan pisau sebanyak dua kali di leher korban hingga tewas.
"Untuk luka di bagian leher tusukan dua. Selain itu di tangan sebelah kiri ada juga luka bekas, di punggung juga ada," ungkapnya.
Jenazah korban kemudian dilarikan ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik. Sementara pelaku dibawa ke Mapolsek Menganti beserta sejumlah barang bukti.
Arif mengatakan peristiwa ini terungkap ketika pukul 08.30 WIB, tersangka IR melaporkan aksi pembunuhan yang dilakukannya kepada polisi.
Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian, tim Inafis Polres Gresik juga langsung meluncur dan mengevakuasi korban.
Kepada polisi, IR mengakui seluruh perbuatannya dan menyerahkan diri. Saat iki polisi telah memasang garis polisi di TKP toko bangunan tersebut. (mhb/muu)