news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Terduga pelaku kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun saat diamankan, Senin (26/10/2026)..
Sumber :
  • Syamsul Huda-tvOnenews.com

Pengakuan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Saya Bersalah dan Menyesal

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, membuat pengakuan ke publik. Pengakuan ini disampaikan DBM saat dirinya digiring petugas di Mapolda Jatim.
Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, membuat pengakuan ke publik.

Tersangka berinisial DBM (40) mengaku menyesal telah menghabisi nyawa DH (30) istri sirinya dan AGF anaknya (4). Dia juga mengaku bersalah dan meminta maaf kepada keluarga korban.

Pengakuan ini disampaikan DBM saat dirinya digiring petugas di Mapolda Jatim, Rabu (29/10/2026).

"Saya mau minta maaf. Saya minta maaf kepada keluarganya. Minta maaf kepada keluarga dan masyarakat," kata DBM.

DH, korban pembunuhan sadis di Madiun oleh suami sirinya DBM
Sumber :
  • Syamsul Huda/tvOne - Threads @bianca_vocca09

Saat ditanya bagaimana perasaannya usai melakukan aksi pembunuhan dengan cara mencekik, membakar, menggiling hingga membuang jasad korban ke sungai, DBM tidak membantah dan mengakui kesalahannya.

"Saya merasa bersalah. Menyesal," ujarnya.

Terpisah, Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy H. M. Sihombing mengungkap fakta baru terkait sosok DBM. Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologi, DBM disebut suka menonton film yang menjurus ke aksi sadis.

"Berdasarkan hasil psikologi dan juga suka menonton film-film itu," ujarnya, Rabu (28/10/2026).

Selain itu, Roy mengungkap bahwa DBM ini memiliki tingkat kecerdasan atau IQ di atas rata-rata.

Terkait sifatnya, DBM cenderung bersifat superior atau merasa lebih berkuasa dibandingkan orang-orang lain di sekitarnya.

Adapun peristiwa pembunuhan terjadi pada 20 September 2026 di salah satu hotel di Madiun. DH tewas dicekik di hotel.

Begitu juga AG tewas dengan cara yang sama, namun di tempat yang berbeda, yakni di mobil.

Adapun tujuan tersangka mencekik, membakar, menggiling hingga membuang jasad korban ke sungai agar jejak kejahatannya tak terdeteksi.

DBM akhirnya ditangkap pada 25 Oktober 2026 saat bersembunyi di Jombang. (nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral