- tvOne - agus wibowo
Pilkades Serentak Pacitan 2026, Polisi Perketat Pengamanan di 10 Wilayah Rawan
Pacitan, tvOnenews.com – Polres Pacitan memperketat pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di 12 kecamatan. Dari 45 desa yang menggelar pemilihan pada Minggu (8/11/2026), sebanyak 10 wilayah masuk kategori rawan berdasarkan pemetaan Indeks Potensi Kerawanan (IPK).
Pemetaan tersebut dilakukan oleh Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polres Pacitan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama proses pemungutan hingga penghitungan suara.
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, mengatakan pengamanan disesuaikan dengan tingkat kerawanan masing-masing wilayah. Pada lokasi kategori rawan, setiap tempat pemungutan suara (TPS) mendapatkan pengawalan 17 personel gabungan.
"Pada lokasi TPS kategori rawan, diterapkan pola pengamanan 10 personel Polri, 6 Linmas, dan 1 personel TNI untuk setiap 1 TPS. Sedangkan untuk lokasi TPS kategori kurang rawan, pola pengamanan 5 personel Polri, 5 Linmas, dan 1 personel TNI pada setiap 1 TPS," jelasnya.
Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, dari total 50 TPS yang tersebar di wilayah penyelenggaraan Pilkades, sebanyak 35 wilayah masuk kategori kurang rawan dan 10 wilayah dikategorikan rawan.
Tahapan pemungutan dan penghitungan suara menjadi perhatian aparat karena dinilai memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi. Sejumlah ancaman yang diantisipasi meliputi sabotase, intimidasi, serangan fajar atau politik uang, gesekan ant pendukung calon kepala desa, hingga penolakan terhadap hasil penghitungan suara.
"Pengamanan tahap pemungutan dan penghitungan suara harus benar-benar dilaksanakan secara optimal. Prioritas kita adalah pengamanan TPS, karena TPS merupakan titik utama dalam seluruh rangkaian tahapan Pilkades. Seluruh aktivitas di dalam maupun di sekitar TPS harus terjaga dari segala bentuk gangguan," ungkap AKBP Ayub Diponegiri Azhar.
Secara keseluruhan, pengamanan Pilkades Serentak 2026 di Pacitan melibatkan 945 personel gabungan. Jumlah tersebut terdiri atas 515 personel Polres Pacitan, 60 personel BKO Satbrimob Polda Jawa Timur, 90 personel TNI, 30 personel Satpol PP Kabupaten Pacitan, serta 250 personel Linmas.
Selain personel yang ditempatkan di TPS, kepolisian juga menyiapkan pasukan cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan. Kekuatan tersebut meliputi dua Satuan Setingkat Kompi (SST) Dalmas, dua SST Satbrimob Polda Jawa Timur, 67 personel Power on Hand, 40 personel TNI, serta enam personel Satpol PP.
Sebelum bertugas, personel gabungan diminta mengenali kondisi dan karakteristik wilayah penugasan masing-masing. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi potensi konflik sejak dini, termasuk melalui komunikasi dengan tokoh masyarakat dan kelompok pendukung calon kepala desa.
Kapolres juga menekankan pentingnya profesionalitas dan netralitas seluruh personel selama proses Pilkades berlangsung. Pengamanan diharapkan dapat berjalan tanpa keberpihakan kepada calon maupun kelompok pendukung tertentu. (asw/gol)