news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos.
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos untuk Warga Probolinggo Senilai Rp19,631 Miliar, Perkuat Pemberdayaan dan Infrastruktur Desa

Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim tidak hanya jadi momentum penyaluran bantuan sosial, tetapi juga hadirkan layanan bakti sosial yang dapat diakses oleh masyarakat.
Minggu, 8 November 2026 - 15:49 WIB
Reporter:
Editor :

Probolinggo, tvOnenews.com – Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum penyaluran bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan bakti sosial yang dapat diakses langsung oleh masyarakat. Melalui kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial (Baksos) di Islamic Center Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan beragam bantuan sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Probolinggo Muhammad Haris dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani hadir dalam kegiatan tersebut. Berbagai bantuan diserahkan kepada masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas, lansia, keluarga rentan, perempuan, nelayan, pelaku usaha, hingga para pilar sosial.

Mengusung tema Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan, kegiatan ini menjadi wujud dukungan Pemprov Jatim terhadap perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan desa. Total alokasi bantuan untuk Kabupaten Probolinggo mencapai Rp19.631.296.500, yang bersumber dari APBD Murni 2026 sebesar Rp17.302.396.500 dan PAPBD 2026 sebesar Rp2.328.900.000.

Terdapat 16 item bantuan yang disalurkan melalui berbagai program dan perangkat daerah. Dukungan tersebut mencakup bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan sektor pertanian dan perikanan, hingga pembangunan infrastruktur desa. Penyalurannya juga melibatkan Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas PU Bina Marga, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla), BUMD Jawa Timur, serta BAZNAS Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan diharapkan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Jawa Timur.

"Doa kita, mudah-mudahan Allah anugerahkan kebahagiaan dan kebaikan untuk kita semua. Mudah-mudahan Allah bahagiakan kita. Bahagia dunia, bahagia akhirat. Allah anugerahkan keberkahan kepada kita semua. Barokah keluarga kita. Barokah rejeki kita. Barokah umur kita. Barokah Probolinggo. Barokah Jawa Timur. Barokah Indonesia," ujar Khofifah.

Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu perangkat daerah yang terlibat aktif, baik dalam penyaluran bantuan maupun penyediaan layanan sosial. Salah satunya melalui stan Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang memberikan pendampingan kepada masyarakat terkait pembaruan data bantuan sosial.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat berkonsultasi dan memperoleh pendampingan untuk melakukan daftar ulang bantuan sosial maupun menyampaikan sanggahan apabila penetapan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dinilai belum sesuai dengan kondisi sosial ekonomi keluarga. Kehadiran layanan ini diharapkan membantu masyarakat memahami mekanisme pembaruan data sehingga informasi yang menjadi dasar penyaluran bantuan semakin sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selain layanan Perlinsos, Dinsos Jatim juga terlibat dalam memastikan kelayakan calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Proses ini menjadi bagian penting agar bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan mempertimbangkan kondisi rumah dan keadaan sosial ekonomi calon penerima manfaat.

Dukungan perlindungan sosial juga diwujudkan melalui berbagai program bantuan, diantaranya Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus), Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), bantuan kemiskinan ekstrem, Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Putri Jawara, KIP PPKS Jawara, KIP KPM Jawara, serta Bantuan Tunai Fakir. Selain itu, disalurkan Bantuan Operasional (BOP) dan tali asih bagi para pilar sosial yang terdiri atas SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK, dan Tagana.

Tidak hanya melalui bantuan perorangan, dukungan Pemprov Jatim juga diarahkan pada penguatan ekonomi desa dan pembangunan infrastruktur. Berbagai program yang melibatkan perangkat daerah tersebut mencakup pengembangan BUMDesa, Desa Berdaya, Jatim PUSPA, bantuan keuangan desa, bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), hingga dukungan pembangunan jalan dan sarana permukiman.

Sementara itu, BAZNAS Jawa Timur turut memberikan dukungan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Bantuan tersebut meliputi zakat produktif, sarana usaha, bantuan fakir miskin, beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), renovasi rumah tidak layak huni, paket gizi untuk pencegahan stunting, khitanan massal, serta bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak.

Rangkaian Baksos juga menghadirkan beragam pelayanan langsung bagi masyarakat. Diantaranya khitanan massal, akad nikah massal, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, layanan psikososial bagi ibu dan anak, santunan anak yatim, serta pembagian paket gizi untuk pencegahan stunting.

Berbagai stan pelayanan publik turut melengkapi kegiatan, mulai dari administrasi kependudukan, Identitas Kependudukan Digital (IKD), layanan Digitalisasi Perlinsos, hingga perpustakaan keliling. Dinsos Jatim juga menghadirkan layanan Dapur Airku yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Khofifah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan dan niat baik dalam setiap langkah menjadi bagian penting dalam membangun persaudaraan dan memberikan manfaat bagi sesama.

"Yakinlah langkah kita dari rumah masing-masing kesini kalau diniatkan ini bagian dari proses pencarian ilmu kehidupan, ilmu persaudaraan, maka tiap langkah kita akan memudahkan jalan kita menuju surganya Allah. Amin. Terima kasih semuanya," katanya.

Melalui keterlibatan dalam Sapa Bansos dan Baksos ini, Dinsos Jatim tidak hanya mendukung penyaluran bantuan sosial, tetapi juga mengambil bagian dalam memastikan akses layanan perlindungan sosial semakin dekat dengan masyarakat. Pendampingan pembaruan data, fasilitasi sanggahan desil, serta pemeriksaan kelayakan calon penerima Rutilahu menjadi bagian dari upaya agar program pemerintah semakin tepat sasaran.

Momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini sekaligus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dan lembaga dalam menghadirkan pelayanan sosial yang terpadu. Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan melalui bantuan yang disalurkan, tetapi juga melalui kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan dan memperoleh perlindungan sosial. (hen)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral