- Istimewa
Azis Samual Sebut Pelemahan Rupiah Karena Faktor Global, Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
tvOnenews.com - Menanggapi dinamika perekonomian nasional belakangan ini, khususnya terkait fluktuasi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, tokoh senior Partai Golkar Azis Samual memberikan pernyataan untuk menyikapi situasi tersebut secara jernih dan obyektif.
"Kita harus melihat situasi ini dengan kacamata yang utuh. Melemahnya rupiah terhadap dolar AS saat ini tidak semata-mata mencerminkan kondisi fundamental ekonomi domestik kita yang lemah. Tekanan ini sebagian besar dipicu oleh faktor eksternal, yaitu pergeseran dan ketidakpastian geopolitik global yang sedang bergejolak. Pemerintah saat ini telah dan sedang bekerja keras dengan sungguh-sungguh untuk memitigasi dampak dari dinamika global tersebut demi memulihkan stabilitas ekonomi nasional", kata Azis saat dihubungi melalui telepon selulernya di Jakarta, 10 Juni 2026.
Apresiasi atas ketegasan Prabowo memberantas korupsi
Sebagai wujud komitmen menjaga integritas bangsa, Azis memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo atas sikap tegasnya yang tanpa kompromi dalam memberantas korupsi. Langkah konkret ini adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan pasar (market confidence) terhadap kebijakan pemerintah. Bukti nyata ketegasan tersebut terlihat dari tindakan yang dilakukan di Badan Gizi Nasional (BGN), yaitu berupa langkah berani Presiden mencopot Kepala BGN beserta dua wakilnya yang saat ini proses hukumnya telah berjalan di Kejaksaan Agung sebagai tersangka dugaan korupsi. Demikian juga OTT KPK terhadap Wakil Menteri Imigrasi terkait dugaan pemerasan izin tinggal WNA, yang turut menangkap dan mengamankan sebanyak 17 orang, 8 diantaranya dari pihak ASN dan 9 dari pihak Swasta. Demikian juga ketegasan pemerintah dalam pemberantasan korupsi di berbagai daerah, yaitu melalui OTT KPK, mulai dari Kolaka Timur, Riau, Ponorogo, Lampung Tengah, Bekasi, Pati, Madiun, Pekalongan, Rejanglebong, Cilacap, hingga Tulungagung.
"Ini adalah bukti sahih bahwa pemerintahan Prabowo Subianto menerapkan prinsip Zero Tolerance terhadap korupsi. Hukum ditegakkan tanpa pandang bulu", tegas Azis.
Diversifikasi APBN melalui ekspor
Azis mendukung penuh kebijakan strategis pemerintah dalam melakukan diversifikasi sumber-sumber APBN. Penerbitan regulasi ekspor Sumber Daya Alam (SDA) melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) adalah langkah yang sangat tepat.