- Istimewa
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara
Suara Remaja Jadi Sorotan Utama
Talkshow dibuka dengan sesi yang menempatkan suara remaja sebagai prioritas, menghadirkan perwakilan dari GenRe, Forum Anak, dan PIK-R dan Duta Remaja Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI). Para remaja menyampaikan bahwa mereka membutuhkan informasi yang benar dan mudah dipahami mengenai menstruasi, sementara rasa malu dan stigma dilingkungan sekitar masih menjadi tantangan yang dihadapi.
Mereka berharap sekolah dan lingkungan dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi remaja perempuan saat menstruasi, salah satunya adalah sanitasi sekolah yang ramah menstruasi dan stop bullying bagi siswa perempuan di sekolah. Remaja juga menyampaikan pentingnya keterbukaan dari orang tua membahas MKM agar anak-anak merasa terlindungi.
Dukungan Pemerintah dan Sektor Kesehatan
Rr. Weni Kusumaningrum, S.KM., M.K.M., Ketua Tim Kerja Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja, Direktorat Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan RI, memaparkan situasi kesehatan menstruasi remaja di Indonesia, upaya pemerintah dalam edukasi kesehatan reproduksi, tantangan layanan kesehatan ditingkat lapangan serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi persoalan ini. Sementara itu, Catur Adi Nugroho, Tim Kerja Peserta Didik, Direktorat SMP, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, menyoroti peran sekolah dalam menciptakan lingkungan ramah menstruasi, terutama dari sisi penyediaan sanitasi sekolah dalam program revitalisasi sekolah, dukungan program edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja serta penguatan UKS menjadi layanan untuk konseling MKM.
Kolaborasi Sektor Swasta
Febrina Herlambang, Head of Communications & Corporate Affairs Kimberly-Clark Softex Indonesia menegaskan bahwa kesehatan menstruasi bukan sekadar persoalan produk, melainkan juga berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, martabat dan masa depan perempuan Indonesia. Ia menyoroti bahwa masih banyak remaja yang mengalami menstruasi pertama tanpa informasi yang memadai, sehingga diperlukan upaya bersama untuk menghadirkan edukasi yang lebih luas dan lingkungan yang lebih mendukung.
Kimberly-Clark Softex berfokus pada tiga area utama dalam programnya edukasi kesehatan dan kebersihan menstruasi, dukungan terhadap fasilitas WASH yang ramah perempuan dan penyandang disabilitas dan kampanye pengurangan stigma menstruasi. Berkolaborasi dengan UNICEF dan Project HOPE, Kimberly-Clark Softex telah menjangkau puluhan ribu remaja Perempuan.