- Antara
Bebas Biaya Sewa dan Tanpa Target, Skema Beli Putus EDC Orderkuota Untungkan Pelaku UMKM
- Istimewa
Strategi "Turun Gunung" Melesatkan Target
Memasuki Kuartal 3 tahun ini, manajemen mematok target distribusi yang cukup agresif, yakni mencapai angka penjualan konsisten 100 unit perangkat setiap minggunya. Fokus ekspansi diarahkan tajam untuk menyasar wilayah-wilayah perdesaan (rural) yang selama ini minim sentuhan fasilitas finansial. Pihak manajemen sangat optimistis angka tersebut bisa ditembus. Keyakinan ini bukan sekadar omong kosong di atas kertas. Manajemen membuktikan keseriusannya lewat pendekatan lapangan (direct engagement).
Tanpa sekat perwakilan, mereka terjun langsung blusukan menemui para pemilik toko kelontong, baik yang sudah menjadi mitra maupun yang belum, untuk mendengar langsung keluh kesah dan kebutuhan riil warga. Manager Partnership & Open Banking Orderkuota, Eka Mei Dita Erlinia menekankan bahwa peran perusahaan tidak lantas putus begitu saja usai mesin terjual.
"Kami terus berupaya merawat dan mendampingi mitra secara intensif melalui layanan purna jual (after-sales) yang responsif, memastikan tidak ada satupun agen UMKM yang merasa berjuang sendirian dalam membesarkan usahanya," papar Eka Mei.(chm)