news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Setahun setelah diperkenalkan di Kalimantan Barat, Sekolah Desa Berdaya (SDB) Bumitama mulai melihat bagaimana pembelajaran yang diperoleh peserta diterapkan dalam keseharian..
Sumber :
  • tvOnenews/Tut Wuri Handayani

Sekolah Desa Berdaya Sambangi Kolam dan Sawah di Kalimantan Barat

Setahun setelah diperkenalkan di Kalimantan Barat, Sekolah Desa Berdaya (SDB) Bumitama mulai melihat bagaimana pembelajaran yang diperoleh peserta diterapkan dalam keseharian.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:45 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Setahun setelah diperkenalkan di Kalimantan Barat, Sekolah Desa Berdaya (SDB) Bumitama mulai melihat bagaimana pembelajaran yang diperoleh peserta diterapkan dalam keseharian. Melalui rangkaian kegiatan di sejumlah wilayah, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi ruang untuk melihat perkembangan sekaligus mengenali berbagai potensi yang tumbuh di lapangan.

Salah satu cluster yang menjadi fokus adalah perikanan, yang saat ini tengah ditinjau untuk melihat perkembangan para lulusan pelatihan. Karena itu, kegiatan dilakukan langsung di desa dan lokasi budidaya ikan agar gambaran mengenai praktik yang dijalankan masyarakat dapat terlihat lebih utuh.

“Setiap wilayah memiliki kondisi dan cara berkembang yang berbeda. Karena itu, kami ingin lebih banyak mendengar dan melihat langsung apa yang terjadi di lapangan. Dari sana, kami bisa memahami pengalaman dan tantangan yang dihadapi masyarakat, sekaligus melihat potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah,” ungkap Wawan Setyadi selaku Head Assistant CSR.

Selain perikanan, perhatian juga diarahkan pada cluster pertanian, khususnya pengembangan pertanian padi masyarakat lokal di Region 6 dan Region 10. Pendekatan ini juga menjadi ruang untuk mengenali calon kelompok binaan yang memiliki minat dan potensi dalam mengembangkan pertanian padi.

Rangkaian kegiatan tersebut telah berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain Pengatapan Raya, Desa Nanga Tayap, Desa Sungai Melayu, Dusun Membuluh, Dusun Teluk Bayur, dan MKNR. Sebanyak total 84 peserta tergabung dalam kegiatan yang dibagi menjadi enam batch tersebut dari cluster perikanan dan pertanian
Bagi Wawan, setiap pertemuan menjadi bagian dari proses memahami kondisi dan potensi yang dimiliki masyarakat. 

Dari kolam ikan hingga lahan pertanian, ruang belajar hadir lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari, mempertemukan pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan dengan pengalaman masyarakat di lapangan.

Pendekatan serupa akan diterapkan pada cluster lainnya untuk melihat perkembangan para lulusan sekaligus memperoleh pembelajaran dari praktik yang telah berjalan. Dengan demikian, Sekolah Desa Berdaya terus menghadirkan ruang belajar yang dekat dengan keseharian masyarakat, tempat pengetahuan, pengalaman, dan potensi lokal dapat bertemu.(twh/chm)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:37
05:04
02:13
01:19
05:09
01:29

Viral