news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Petugas mengevekuasi jenazah warga yang ditemukan tewas gantung diri.
Sumber :
  • tim tvone

Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe di Parepare

Seorang mahasiswa berinisial MR (21) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di balkon sebuah kafe di Jalan Mattirotasi,Parepare, Sulawesi Selatan.
Selasa, 10 Februari 2026 - 14:04 WIB
Reporter:
Editor :

Parepare, tvOnenews.com – Seorang mahasiswa berinisial MR (21) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di balkon lantai 4 sebuah kafe di Jalan Mattirotasi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Korban diketahui merupakan keponakan dari istri Wakil Ketua DPRD Parepare Syuti, dan saat ini tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Parepare.

Selain itu, korban juga sekaligus karyawan di kafe tempat ia ditemukan tergantung. MR tercatat berdomisili di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muh. Agus Purwanto mengatakan, hasil pemeriksaan medis awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, korban meninggal akibat asfiksia atau kekurangan oksigen. Tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan,” ujar AKP Agus Purwanto.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui terjadi pada Minggu (8/2/2026) malam kemarin, sekira pukul 18.00 WITA. Salah seorang rekan kerja korban, Noval (20), sebelumnya mencoba mencari korban di dalam area kafe namun tidak menemukannya. Pencarian kemudian dilanjutkan hingga ke lantai 4.

“Saksi menemukan korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan tali plastik berwarna biru. Korban sudah tidak bernapas saat didekati,” jelasnya.

Saksi sempat berupaya menurunkan korban dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pengelola kafe dan kepolisian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Andi Makkasau Parepare sekitar pukul 18.55 WITA untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Hasil pemeriksaan dokter jaga menunjukkan korban mengalami asfiksia dengan ciri ujung lidah keluar serta pendarahan di dalam hidung akibat pecahnya pembuluh darah karena tekanan di leher. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Dari keterangan saksi lainnya, korban sempat mendatangi rumah Ketua RT setempat sekitar pukul 14.00 WITA dan mengaku memiliki permasalahan di kampus. Korban juga meminta obat penghilang rasa sakit, namun tidak menjelaskan secara rinci masalah yang dihadapinya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban di lokasi kejadian, di antaranya seutas tali nilon, tiga lembar pakaian dalam, serta sebuah pisau kecil.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:50
01:49
00:45
02:17
01:12
00:52

Viral