- Haswadi
Plafon Islamic Center Malili Roboh, Kini Diselidiki Polisi
Luwu Timur, tvOnenews.com - Polisi selidiki runtuhnya plafon bagian dalam bangunan Islamic Center Malili, Kabupaten Luwu Timu, Sulawesi Selatan, Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jhody Dharma menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden runtuhnya plafon tersebut.
“Kami atensi. Sekarang unit Tipikor sedang mengumpulkan data dalam tahap penyelidikan, jika ada perkembangan terbaru, akan kami sampaikan,” kata AKP Jhody Dharma, Sabtu (11/04/2026).
Berdasarkan data pembangunan, Islamic Center Malili dikerjakan secara bertahap sejak tahun 2022 hingga 2024 dengan total anggaran lebih dari Rp43 miliar. Proyek tersebut dibangun pada masa pemerintahan Bupati Luwu Timur Budiman bersama Wakil Bupati Akbar Andi Leluasa.
Tahap awal pembangunan dianggarkan sekitar Rp14,6 miliar, kemudian dilanjutkan pada tahap berikutnya hingga total anggaran mencapai puluhan miliar rupiah.
Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam, meminta Inspektorat segera melakukan audit internal atas insiden tersebut. Ia menegaskan, bangunan Islamic Center harus menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang beribadah.
“Saya minta Inspektorat melakukan audit internal. Kita ingin memastikan bangunan Islamic Center ini benar-benar aman, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan nyaman dan tanpa rasa khawatir,” tegas Irwan Bachry Syam.
Runtuhnya plafon pada bangunan yang belum lama selesai itu kini memperkuat dorongan publik agar proyek bernilai besar tersebut diaudit secara menyeluruh. Masyarakat meminta penelusuran terhadap kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, hingga kualitas material yang digunakan.
Warga berharap penyelidikan yang dilakukan aparat dapat mengungkap penyebab runtuhnya plafon sekaligus memastikan keamanan bangunan sebelum digunakan secara maksimal oleh masyarakat.(has/frd).