news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, berhasil mengubah tantangan efisiensi anggaran menjadi peluang pembangunan daerah..
Sumber :
  • Antara

Anwar Hafid Ubah Efisiensi Jadi Inovasi, Sinergikan 16 Perusahaan Tambang Bangun Jalan Strategis Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, berhasil mengubah tantangan efisiensi anggaran menjadi peluang pembangunan daerah.
Kamis, 11 Juni 2026 - 12:21 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, berhasil mengubah tantangan efisiensi anggaran menjadi peluang pembangunan daerah. Melalui kolaborasi dengan 16 perusahaan tambang, pembangunan ruas jalan Towi–Kolonodale di Kabupaten Morowali Utara dipastikan segera terealisasi.

Kesepakatan tersebut menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Sulteng meski tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi berbagai daerah. Langkah kolaboratif yang digagas Anwar Hafid dinilai sebagai terobosan yang mampu menjaga laju pembangunan tetap berjalan.

Anwar Hafid menjelaskan kesepakatan tersebut lahir dari semangat yang sama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurut dia, pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus didorong guna mempercepat kemajuan daerah.

“Kami bersepakat untuk membangun jalan bagi masyarakat. Bagi kami, ini adalah inovasi di tengah efisiensi. Sulawesi Tengah menyambut baik kesepakatan ini karena tujuannya sama, memberi manfaat kepada rakyat,” ujar Anwar Hafid, Rabu (10/6/2026).

Sebanyak 16 perusahaan tambang yang beroperasi di Sulawesi Tengah menyatakan komitmennya untuk membangun ruas jalan Towi–Kolonodale sepanjang 13 kilometer. Proyek tersebut diharapkan menjadi salah satu pengungkit utama peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di Morowali Utara.

Kerja sama tersebut, Anwar Hafid menjelaskan, dijalankan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) yang melibatkan seluruh perusahaan peserta. Total nilai investasi yang dialokasikan untuk pembangunan jalan itu mencapai Rp120 miliar.

Kedepan Ruas Towi–Kolonodale memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat. Kehadiran jalan yang lebih baik diyakini akan mempercepat akses antarwilayah sekaligus memperlancar berbagai aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Selain meningkatkan konektivitas, kata dia, pembangunan jalan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan berbagai sektor produktif lainnya. Infrastruktur yang memadai akan memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Morowali Utara.

Dia menyebut pembangunan jalan tersebut menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dinilai mampu menghadirkan solusi pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada kemampuan APBN.

Lebih lanjut Anwar Hafid menegaskan orientasi utama dari seluruh kebijakan pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap langkah yang ditempuh pemerintah harus mampu menghadirkan dampak langsung yang dirasakan warga di berbagai wilayah Sulteng.

Karenanya saat ini Pemprov Sulteng tengah menyiapkan seluruh aspek administrasi dan legalitas yang diperlukan sebelum proyek dimulai. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan memiliki dasar hukum yang kuat.

“Saat ini kami akan menyiapkan legal standing dari proyek pro rakyat ini. Inshaallah akan dimulai pada Juli 2026 nanti,” tegas Anwar Hafid.

Melalui pembangunan ruas Towi–Kolonodale, Anwsr Hafid berharap tercipta akses yang lebih cepat, biaya transportasi yang lebih efisien, serta pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Morowali Utara. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta itu sekaligus menjadi contoh bagaimana inovasi dapat lahir di tengah tantangan efisiensi anggaran.(chm)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
05:01
09:20
06:52
03:24
01:04

Viral