- Tim tvOne/Gusni
Pesona Batu Manakkara Jadi Primadona Ekspor Mancanegara
Abdul Rasyid, salah seorang pengrajin Batu Manakarra, yang ditemui wartawan, Minggu (18/09/2022) menjelaskan, batu mulia yang hanya ada di Mamuju, kini sudah dikenal oleh penggemar batu mulia di suruh penjuru dunia.
"Batu Manakarra yang lebih dikenal dengan batu anggur ini kini sudah menjadi salah satu batu mulia yang diincar oleh penggemar batu di penjuru dunia," kata Andul Rasyid.
Pada saat awal ditemukannya batu Manakarra atau juga disebut dengan batu Ngalo, nama kampung awal ditemukannya batu ini. Harga batu Manakarra ini hanya berkisaran 50 ribu rupiah perkilo.
Pada tahun 2015 batu Manakarra ini sempat menjadi primadona batu akik. Pengrajin batu Manakarra berhasil mengekspor batu ini dengan nilai ekspor 4 milyar.
"Saat ini ekspor batu Manakarra ke sejumlah negara berkisaran 500 kilo saja, tapi diekspor rutin setiap bulannya, " jelas Abdul Rasyid pengrajin batu Manakarra.
Batu Mankarra ini harganya saat ini hanya berkisaran 80 ribu rupiah perkilo. Seriap satu kali ekspor pengrajin batu Manakarra bisa menghasilkan sekitar 40 juta rupiah.
Batu Manakarra saat ini di ekspor ke sejumlah negara, diantaranya, Amerika Serikat, Prancis, China dan sejumlah Negara Timur Tengah.
Sebelum di ekspor, batu Manakarra harus membentuknya seperti bola dan tower. Proses pembentukan batu Manakara ini membutuhkan keahlian khusus.
"Kalau pengrajin tidak sabar dalam membentuk batu Manakarra menjadi bola dan tower maka batu ini akan hancur, motif batu akan rusak dan tidak bisa di manfaatkn lagi jadi perhiasan," kata Abdul Rasyid pengrajin batu.
Batu Mankarra ini diminati oleh orang luar negeri untuk dijadikan pajangan rumah. Batu Manakarra ini juga dijadikan sebagai alat untuk meditasi oleh para pencinta batu Manakarra. (gki/mii)