news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Barang bukti sepeda motor..
Sumber :
  • M Arifin

Demi Motor untuk Pacar, Pria di Siak Tega Bunuh Nenek Kandung

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, mengatakan pelaku mengaku membunuh korban lalu membawa kabur uang dan perhiasan emas milik neneknya.
Senin, 6 April 2026 - 17:10 WIB
Reporter:
Editor :

Siak, tvOnenews.com — Seorang pria berinisial IA (21), warga Kampung Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, nekat menghabisi nyawa nenek kandungnya sendiri demi memenuhi permintaan sang pacar untuk dibelikan sepeda motor.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, mengatakan pelaku mengaku membunuh korban lalu membawa kabur uang dan perhiasan emas milik neneknya.

“Diduga karena terdesak untuk memenuhi permintaan sepeda motor pacarnya, pelaku gelap mata sampai nekat membunuh nenek kandung dan membawa kabur hartanya,” ujar Kapolres Siak.

Setelah melakukan aksinya, pelaku menggunakan hasil curian untuk membeli satu unit sepeda motor jenis Vario serta memberikan sejumlah uang kepada pacarnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, pelaku mulai merencanakan pembunuhan dengan menyiapkan sebilah pisau. Ia kemudian menambah satu bilah parang sebagai alat untuk melancarkan aksinya.

Sebelumnya, pelaku sempat membantu memanen sawit di ladang milik korban sebagai pengutip berondolan. Pada sore hari, pelaku mengetahui hasil panen telah dibayar oleh toke sawit sekitar pukul 18.30 WIB.

Usai salat Magrib, pelaku membangunkan korban untuk melaksanakan salat. Saat korban tengah beribadah, pelaku mengambil pisau dan parang yang telah disiapkan. Parang disembunyikan di bawah karpet, sementara pisau dipegang di belakang tubuhnya.

Setelah korban selesai salat dan duduk membelakangi pelaku sambil makan, pelaku tiba-tiba menutup mulut korban dan langsung menggorok leher korban menggunakan pisau.

Aksi tersebut sempat terhenti saat pisau terlepas. Namun, pelaku kemudian mengambil parang yang telah disembunyikan dan melanjutkan serangan hingga korban tidak lagi bergerak.

Setelah memastikan korban meninggal dunia, pelaku mengambil uang tunai sekitar Rp15 juta dari pakaian korban. Selain itu, pelaku juga membawa satu gelang emas, dua cincin emas, serta surat-surat berharga yang ada di dalam rumah sebelum melarikan diri.

Kasus ini terungkap pada Kamis (2/4/2026), setelah seorang saksi merasa curiga karena rumah korban tertutup dan lampu teras masih menyala sejak pagi. Saat dilakukan pengecekan bersama keluarga, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di ruang tengah.

Mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Siak langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil pengembangan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan melacak keberadaannya hingga ke Kabupaten Pelalawan.

Pelaku akhirnya ditangkap pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di sebuah hotel di Pangkalan Kerinci. Dalam interogasi awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah parang dan pisau yang digunakan pelaku, serta pakaian korban yang terdapat bercak darah.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Siak dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
01:40
06:17
04:38
03:58
07:44

Viral