news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polda Sumut..
Sumber :
  • Istimewa

Polisi Diserang Saat Gerebek Bandar Narkoba di Medan, Warga Bantu Pelaku Kabur

Polisi mendapat perlawanan dari warga saat melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar narkoba di Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Kamis (28/5/2026). Dalam insiden tersebut, warga bahkan membantu bandar narkoba yang telah ditangkap untuk melarikan diri.
Jumat, 29 Mei 2026 - 19:28 WIB
Reporter:
Editor :

Medan, tvOnenews.com - Polisi mendapat perlawanan dari warga saat melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar narkoba di Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Kamis (28/5/2026). Dalam insiden tersebut, warga bahkan membantu bandar narkoba yang telah ditangkap untuk melarikan diri.

Peristiwa itu viral di media sosial setelah video penggerebekan yang dilakukan personel Ditresnarkoba Polda Sumut beredar luas. Dalam rekaman video terlihat petugas tengah mengamankan target operasi (TO), namun situasi berubah ricuh ketika warga sekitar tiba-tiba menyerang polisi dengan lemparan batu.

Warga yang berada di lokasi berusaha melindungi terduga bandar narkoba dan menghalangi proses penangkapan yang dilakukan petugas.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Andy Arisandi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan penggerebekan dilakukan terhadap sejumlah terduga bandar narkoba di kawasan itu.

“Kejadiannya hari Kamis, saat petugas sedang melakukan penindakan,” ujar Andy.

Menurutnya, saat proses penangkapan berlangsung, personel Ditresnarkoba Polda Sumut mendapat serangan dari warga sekitar.

“Pada saat melakukan pengungkapan dan penindakan, rupanya anggota kami mendapatkan perlawanan dari warga sekitar,” katanya, Jumat (29/5/2026).

Dalam situasi ricuh tersebut, warga juga membawa kabur salah satu terduga bandar narkoba berinisial FF (40) yang sebelumnya telah diamankan petugas.

“Kemudian sempat terjadi perlawanan, dan tersangka yang sebelumnya sudah kami amankan akhirnya lepas karena dibawa warga,” ungkapnya.

Andy menjelaskan, personel kepolisian sempat melepaskan tembakan peringatan karena situasi di lokasi semakin tidak terkendali. Selain melempari petugas dengan batu dan kayu, warga juga menyerang kendaraan petugas.

“Karena dilempar menggunakan benda keras, seperti batu dan kayu, serta adanya serangan fisik dari warga, beberapa kendaraan juga terkena lemparan batu sehingga diberikan tembakan peringatan,” pungkasnya.

Diketahui, kawasan tersebut diduga kerap dijadikan lokasi peredaran narkoba. Sebelumnya, aparat kepolisian juga pernah melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba yang memproduksi ekstasi rumahan di wilayah tersebut.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral