- Istimewa
Hamawas Percepat Pemeliharaan Tol Kutepat, Target Rampung Juli 2026
Sumatra Utara, tvOnenews.com - PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) terus memperkuat pemeliharaan infrastruktur dan beautifikasi di ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) sebagai upaya menjaga kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan.
Langkah tersebut dilakukan sekaligus untuk memastikan terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. Pemeliharaan ini diumumkan melalui siaran pers pada Kamis (4/6/2026).
Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta, mengatakan saat ini pihaknya tengah melaksanakan sejumlah pekerjaan beautifikasi dan pemeliharaan infrastruktur di ruas Tol Kutepat.
Pekerjaan tersebut meliputi pengecatan ulang Median Concrete Barrier (MCB), overpass, kanstin, pembersihan drainase, guardrail, hingga pengecekan kembali rambu dan marka jalan.
“Pemeliharaan ini kami lakukan secara menyeluruh agar kualitas layanan kepada pengguna jalan tetap terjaga dengan optimal. Kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung pada Juli 2026 mendatang,” ujar Ergy.
Ia menjelaskan, percepatan pemeliharaan ini menjadi langkah strategis badan usaha jalan tol dalam menjaga standar pelayanan sekaligus memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur tetap andal, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.
Adapun pekerjaan pemeliharaan dilakukan di sejumlah titik, yakni Seksi 3 Tebing Tinggi–Dolok Merawan KM 85s+450 hingga 115s+450, Seksi 2 Kuala Tanjung–Indrapura KM 107t+650 hingga 92t+860, serta KM 106+650 backbone hingga KM 112s+700.
“Kami sangat memperhatikan aspek keandalan ruas tol Kutepat. Oleh karena itu, pemeliharaan dan perbaikan secara proaktif dilakukan sedini mungkin untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal,” imbuhnya.
Menurut Ergy, pekerjaan pemeliharaan ini juga menjadi bagian dari persiapan Hamawas menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 agar ruas tol tetap dalam kondisi prima untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Selama pekerjaan berlangsung, Hamawas menerapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas, di antaranya pemasangan rambu peringatan sebelum area pekerjaan serta pengaturan lalu lintas sesuai standar keselamatan kerja di jalan tol.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung dan mengajak pengguna jalan untuk berkendara lebih hati-hati di sekitar area pekerjaan serta mematuhi arahan petugas,” kata Ergy.