- tim tvOne/tim tvOne
Gelaran 4th TPOMI 2026 Soroti Integrasi Teknologi Mutakhir dan SDM Industri Pengolahan Kelapa Sawit Berkelanjutan
Senada dengan hal tersebut, Wakil Koordinator Bidang Perekonomian Kadin Sumut, Peter Suhendra, mengajak pelaku usaha untuk lebih terbuka mengeksplorasi potensi hilirisasi baru, termasuk pemanfaatan sisa peremajaan tanaman (replanting) sebagai material masa depan (future palm oil material) yang kini mulai diriset secara intensif.
Di sisi regulasi, Eripson Sinaga, S.ST, M.M., yang membacakan sambutan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menegaskan pentingnya forum ini sebagai inkubator strategis nasional untuk memperkuat kolaborasi triple-helix (pemerintah, dunia usaha, dan akademisi).
"Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia tumbuh kuat sebesar 5,61 persen pada triwulan I-2026, menjadi salah satu yang terbaik di antara negara-negara G20. Pemerintah menargetkan pertumbuhan 5,6 persen sepanjang tahun 2026 dan akselerasi hingga 8 persen pada 2029. Hilirisasi kelapa sawit memegang peran krusial dalam mencapai target tersebut demi kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045," jelas Eripson.
Selain rangkaian konferensi yang menghadirkan narasumber kompeten dari kementerian teknis, asosiasi, dan lembaga riset, eksibisi TPOMI 2026 juga diramaikan oleh puluhan korporasi skala global dan nasional.
Pameran ini menampilkan berbagai solusi digitalisasi mutakhir, mulai dari mesin manufaktur modern, alat otomatisasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan IoT, teknologi efisiensi energi, hingga perangkat lunak (software) pemantauan produksi kelapa sawit masa depan yang ramah lingkungan. (Tim tvOne/wna)