- Istimewa
Perkuat Gizi Anak Sejak Dini, Program SEHATI TAP Jangkau 16 Sekolah di Muaro Jambi
Jakarta, tvOnenews.com – Pemenuhan gizi anak menjadi salah satu fokus pembangunan nasional dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Di tengah perhatian terhadap isu tersebut, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan dunia pendidikan dinilai penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Pembangunan generasi unggul tidak hanya bergantung pada proses belajar di sekolah, tetapi juga dari terpenuhinya kebutuhan gizi anak.
Nutrisi yang memadai dapat menjadi fondasi agar anak dapat tumbuh sehat, belajar secara optimal, dan berkembang menjadi sumber daya manusia yang cerdas, produktif, serta berdaya saing.
Komitmen meningkatkan kualitas gizi anak masih menjadi pekerjaan bersama. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8%, membaik dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, penguatan program pemenuhan gizi di berbagai daerah tetap diperlukan untuk mendukung target pembangunan manusia Indonesia.
Di Provinsi Jambi, prevalensi stunting berdasarkan SSGI 2024 tercatat sebesar 17,1%, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Kendati demikian, peningkatan kualitas gizi anak tetap membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, institusi pendidikan, dan sektor swasta.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, TAP Untuk Negeri melalui PT Brahma Binabakti (BBB) kembali menjalankan Program Susu Sehat Bernutrisi (SEHATI) di wilayah operasional perusahaan. TAP Untuk Negeri adalah program CSR dari Triputra Agro Persada (TAP) yang berfokus pada pilar pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan.
Program yang dilaksanakan dua kali setiap pekan ini telah menjangkau 16 sekolah, mulai dari PAUD, TK, hingga sekolah dasar, dan memberikan manfaat kepada ratusan siswa di Kabupaten Muaro Jambi.
Salah satu penerima manfaat program adalah SD 198 Bukit Baling, Kabupaten Muaro Jambi. Penyaluran susu bergizi di sekolah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kesehatan anak melalui pemenuhan nutrisi yang lebih baik, sekaligus mendukung persiapan generasi Indonesia Emas 2045.
Bagi para siswa, bantuan susu bergizi tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga menjadi penyemangat dalam belajar dan meraih cita-cita. Hal itu disampaikan Zahira, salah seorang siswi SD 198 Bukit Baling.
"Kalau bisa saya ingin, program susu ini terus berlanjut, supaya aku dan teman-teman lain bisa terus minum susu," ucap Zahira.
Harapan tersebut mencerminkan besarnya manfaat program bagi para siswa. Dukungan yang diberikan secara berkelanjutan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga meningkatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri anak-anak.
Apresiasi terhadap program SEHATI juga disampaikan Kepala SD 198 Bukit Baling, Faradilah Zumroh S.Ag. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi kesehatan peserta didik.
“Saya selaku Kepala Sekolah SD 198 Bukit Baling, mengucapkan banyak terima kasih telah melaksanakan kegiatan SEHATI, kegiatan ini mendukung pemenuhan nutrisi peserta didik di sekolah kami serta mengurangi risiko kekurangan gizi,” ujar Faradilah.
Di tengah berbagai program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045, kolaborasi lintas sektor dinilai memiliki peran penting. Kontribusi dunia usaha melalui program sosial di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat menjadi pelengkap dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Program SEHATI menjadi salah satu contoh kolaborasi tersebut. Melalui pelaksanaan yang konsisten, program ini diharapkan terus mendukung peningkatan kualitas gizi anak sekaligus memperkuat upaya bersama dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.