- Istimewa
Polres OKU Timur Tingkatkan Mitigasi Wilayah Rawan Karhutla
Sumsel, tvOnenews.com - Polres OKU Timur, Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan serangkaian langkah dalam memitigasi wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kapolres OKU Timur, AKBP Lalu Hedwin Hanggara langkah tersebut sebagai realisasi dari Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho.
Tercatat sedikitnya 116 titik teridentifikasi rawan karhutla telah disisir jajaran Polres OKU Timur.
Lokasi tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Madang Suku I, Belitang II, Martapura, Buay Madang, Madang Suku II, dan Semendawai Suku III.
Menurutnya Kapolda Sumsel melakukan intruksi kepada jajarannya untuk memperkuat upaya mitigasi dan pencegahan karhutla di wilayah masing-masing.
“Kegiatan pencegahan karhutla yang kami laksanakan secara masif di 116 titik ini agar seluruh jajaran memperkuat mitigasi, menggencarkan edukasi, serta melakukan patroli pencegahan secara maksimal,” kata Lalu Hedwin, Rabu (19/8/2026).
Lalu Hedwin menjelaskan pencegahan karhutla tidak hanya dilakukan melalui patroli kepolisian tetapi juga dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Ia menegaskan Polres OKU Timur bersinergi dengan TNI, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta pemangku kepentingan lainnya melalui patroli terpadu.
Selain patroli, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat, memasang spanduk peringatan di kawasan rawan, serta mengingatkan masyarakat mengenai konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
“Kami di Polres OKU Timur siap memastikan wilayah tetap aman dari ancaman karhutla,” tegasnya.
Lalu Hedwin menuturkan koordinasi lintas instansi menjadi salah satu kunci dalam mencegah terjadinya karhutla, terutama di tengah kondisi wilayah yang memiliki sejumlah area yang berpotensi mengalami kebakaran.
Menurutnya dari hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi di seluruh wilayah sasaran masih dalam keadaan kondusif.
“Alhamdulillah, berkat respons cepat dan koordinasi lintas instansi yang solid, kondisi di seluruh wilayah sasaran terpantau kondusif. Situasi di lapangan saat ini aman, dengan catatan nihil titik kebakaran maupun asap,” ujarnya.
Polres OKU Timur memastikan patroli dan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi sekaligus deteksi dini.
Masyarakat juga diminta turut berperan aktif dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara pembakaran serta segera melaporkan apabila menemukan potensi karhutla.