news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana salah satu jalan di Tanjungpinang saat listrik padam.
Sumber :
  • Kurnia

Blackout Batam Berdampak ke Tanjungpinang dan Bintan, Warga Keluhkan Pemadaman Berjam-jam

Pemadaman listrik total atau blackout yang melanda Batam dan sejumlah wilayah di Kepulauan Riau (Kepri), Senin (12/10/2026), turut berdampak pada pasokan listrik di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.
Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:23 WIB
Reporter:
Editor :

Tanjungpinang, tvOnenews.com – Pemadaman listrik total atau blackout yang melanda Batam dan sejumlah wilayah di Kepulauan Riau (Kepri), Senin (12/10/2026), turut berdampak pada pasokan listrik di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Gangguan tersebut menghambat aktivitas masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan pemadaman listrik yang berlangsung selama berjam-jam tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Pemulihan pasokan listrik di Tanjungpinang dan Bintan dilakukan secara bertahap. Keterbatasan pasokan yang tersedia membuat penyaluran daya kepada pelanggan harus disesuaikan selama proses penanganan gangguan berlangsung.

Salah seorang warga, Agus Suroto, mengaku listrik di wilayahnya padam sejak pagi hingga malam hari. Ia juga menyebut adanya informasi mengenai pemadaman bergilir selama tiga hari.

“Sejak pagi, sampai malam ini belum hidup, infonya bergilir selama tiga hari,” sebut Agus.

Keluhan serupa disampaikan Fahrul. Ia mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai waktu pasokan listrik kembali normal. Berdasarkan informasi yang diperolehnya melalui media sosial, gangguan terjadi di Batam dan proses pemulihan telah berlangsung secara bertahap.

“Informasi dari media sosial penyebabnya di Batam, saat ini sudah berangsur dipulihkan,” ujar Fahrul.

Gangguan kelistrikan di Batam turut berdampak pada wilayah Pulau Bintan, yang mencakup Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasokan listrik di kedua wilayah tersebut turut mengandalkan sistem interkoneksi dari Batam.

Ketika terjadi gangguan pada sistem kelistrikan yang terhubung, pasokan listrik ke Tanjungpinang dan Bintan ikut terdampak.

Dalam kondisi tersebut, kemampuan pembangkit lokal yang tersedia disebut hanya mampu memenuhi sekitar 30 hingga 40 persen kebutuhan listrik di Tanjungpinang dan Bintan. Kondisi ini menyebabkan pasokan yang tersedia belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan pelanggan secara bersamaan.

Staf PLN Tanjungpinang, Heru Eka Saputra, mengatakan pihaknya masih menunggu perkembangan penanganan gangguan di Batam. Ia belum dapat memastikan waktu pemulihan pasokan listrik secara menyeluruh di Tanjungpinang dan Bintan.

“Kami masih menunggu progress perbaikan dari Batam,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).

Hingga Selasa (13/10/2026), pemadaman bergilir masih berlangsung di wilayah Tanjungpinang dan Bintan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pola penyaluran listrik dilakukan dengan durasi enam jam pada siang hari dan enam jam pada malam hari.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral