- Kementerian PU
Layanan Air Minum Terdampak Banjir Kota Padang, Kemen PU Percepat Penanganan Infrastuktur
Jakarta, tvOnenews.com - Banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada pekan lalu turut berdampak terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) turun tangan dalam penanganan SPAM melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar.
Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, terdapat sejumlah infrastruktur SPAM yang terdampak banjir diantaranya SPAM Guo Kuranji, SPAM Palukahan, dan SPAM Gunung Pangilun.
Ia menekankan langkah penanganan tersebut guna mempercepat pemulihan fungsi infrastruktur serta menjaga keberlangsungan pelayanan air minum bagi masyarakat.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar,” ujar Dody, Jakarta, Rabu (14/10).
Dody menjelaskan pihaknya turut memprioritaskan penanganan infrsatruktur SPAM Guo Kuranji mengingat perannya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat.
Sebab, kata Dody, SPAM ini memiliki kapasitas produksi sebesar 80 liter per detik dan melayani sekitar 10.000 sambungan rumah (SR).
"Kerusakan yang terjadi berpotensi mengganggu kontinuitas pelayanan air minum bagi masyarakat yang bergantung pada sistem tersebut," ungkapnya.
Selain itu, Dody menyebut jika SPAM Guo Kuranji juga sebelumnya terdampak bencana pada November 2025 lalu saat proses perbaikan kontruksi berlangsung.
SPAM itu kembali terdampak bencana pada banjir bandang yang melanda pada Oktober tahun ini sehingga diperlukan langkah penanganan lanjutan untuk memulihkan fungsinya.
"Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan dampak gangguan layanan sekaligus mendukung percepatan pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana," pungkasnya. (raa/dpi)