- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Sambangi Kampung Nelayan Poncosari di Bantul, Menteri KKP Targetkan Kenaikan Tangkapan Ikan 25 Persen
“Dengan fasilitas yang lebih lengkap, kami berharap jumlah nelayan akan semakin bertambah. Selama ini, fasilitas seperti ini belum pernah ada," ucap Halim.
Selain itu, pihaknya juga akan mengusulkan untuk pengembangan KNMP di sisi timur, setelah melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan program yang sudah berjalan ini.
Nantinya, pengelolaan KNMP ini akan berada dalam satu manajemen bersama Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Poncosari. Dengan model tersebut, KDMP ikut memperoleh manfaat dari pengelolaan kampung nelayan.
"Sistemnya dapat berupa pembayaran jasa, retribusi, sewa, atau kerja sama bagi hasil. Semua sedang dirancang agar berjalan adil dan transparan. KDMP diuntungkan, nelayan juga diuntungkan karena mendapat dukungan fasilitas," kata Halim.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul, Istriyani segera mempertemukan para stakeholder untuk selanjutnya membentuk tim pembina KNMP dan berkolaborasi dengan KDMP, sehingga prosesnya terarah.
"Yang lebih penting adalah bagaimana memanfaatkan seluruh aset yang telah diterima masyarakat," tuturnya.
Untuk peningkatan produksi perikanan, kata Istriyani, sudah tersedia fasilitas tambahan berupa 10 unit perahu dan 20 unit mesin. Sekarang ini, ada 41 unit dan ditambah 10 unit armada yang dimiliki sebelumnya diharapkan terjadi kenaikan tangkapan ikan meningkat sekitar 25 persen.
"Peningkatan 25 persen. Untuk produksi di TPI, seperti TPI Poncowati dan TPI Ngentak selama ini sekitar 50 ton. Jenis tangkapan yang paling banyak ikan pelagis kecil, seperti layur, bawal, layang dan surung," tutur Istriyani. (scp/buz)