- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Dua Ular Piton Sepanjang Dua Meter Diamankan Petugas Damkar Kulon Progo, Satu Telah Memangsa Ayam Warga
Kulon Progo, tvOnenews.com - Dua ekor ular Piton masing-masing sepanjang dua meter berhasil diamankan oleh petugas Damkar Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. Salah satu ular diduga telah memangsa ayam milik warga setempat.
Kepala Seksi Damkar dan Penyelamatan BPBD Kulon Progo, Raden Chris Hartanto mengatakan, dua ekor ular tersebut diamankan dari dua lokasi yang berbeda.
Lokasi pertama di wilayah Sendangsari, Kapanewon Pengasih yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Penemuan ular terungkap ketika warga hendak mengecek ayam-ayamnya yang berada di dalam kandang. Ketika mengecek, pemilik ayam dibuat kaget dengan keberadaan ular Piton di dalam kandang ternaknya.
"Ular Piton itu terlihat telah memangsa seekor ayam warga. Ini terlihat dari bentuk perutnya yang tampak membesar," kata Chris saat dihubungi, Senin (2/2/2026).
Padahal di dalam kandang tersebut, setidaknya ada 5-10 ekor ayam. Namun beruntungnya, hanya satu ekor ayam yang dimangsa.
Seusai memangsa, pemilik ternak menghubungi petugas damkar setempat guna proses evakuasi. Menerima laporan tersebut, petugas damkar yang berjumlah tiga orang mendatangi lokasi.
"Alhamdulillah, tidak ada kendala selama proses evakuasi. Semuanya berjalan dengan lancar," ucap Chris.
Siang harinya, petugas Damkar Kulon Progo kembali mengevakuasi ular Piton di wilayah Milir, Pengasih.
Di lokasi ini, ular sepanjang hampir dua meter ditemukan di sebuah bangunan kayu.
"Jadi awalnya dari tukang bangunan yang melihat ular di lokasi itu terus telpon kami. Petugas kami sekitar empat orang lalu datang untuk proses evakuasi," tutur Chris.
Atas penangkapan ini, kedua ular dibawa oleh petugas dan sementara disimpan di mako damkar sebelum akhirnya diserahkan kepada yayasan reptil.
Chris pun tak menampik bila akhir-akhir ini banyak temuan ular di Kulon Progo. Hal ini dikarenakan faktor cuaca. Musim penghujan yang terjadi belakangan terakhir ini membuat ular keluar dari sangkarnya untuk mencari tempat yang hangat dan nyaman berkembang biak maupun mencari mangsa.
"Kadang sehari bisa tiga sampai empat tempat dengan berbagai macam jenis dari yang tidak berbisa sampai berbisa seperti Kobra Jawa dan Weling," ungkapnya.